Breaking News:

Atasi Hipotermia Pendaki Rinjani Dengan Disetubuhi Bikin Heboh, Benarkah Cara Tersebut? Ini Ahlinya

Cara mengatasi hipotermia pendaki Gunung Rinjani dengan disetubuhi memicu kontroversi, benarkah cara itu? Ini penjelasan ahlinya.

TribunMataram.com/ YouTube
Pendaki di Gunung Rinjani, risiko hipotermia dan cara mengatasinya 

Itu terjadi ketika tubuh tidak mampu menghasilkan panas yang cukup untuk melawan panas yang hilang.

Bagian otak yang mengendalikan suhu tubuh disebut hipotalamus.

Ketika hipotalamus mengenali perubahan suhu tubuh, ia memulai respons tubuh untuk mengembalikan suhu tubuh.

Tubuh menghasilkan panas selama proses metabolisme rutin dalam sel yang mendukung fungsi tubuh yang vital.

Sebagian besar panas meninggalkan tubuh melalui permukaan kulit melalui proses konveksi, konduksi, radiasi, dan penguapan.

Jika lingkungan menjadi lebih dingin, tubuh akan menggigil.

Peningkatan aktivitas otot ini menghasilkan lebih banyak panas.

Namun, jika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada yang bisa terjadi, suhu inti akan turun.

Saat suhu turun, tubuh mengeluarkan darah dari kulit untuk mengurangi jumlah panas yang keluar.

Jantung dan otak paling sensitif terhadap suhu yang lebih rendah, dan aktivitas listrik di organ-organ ini melambat ketika mereka menjadi dingin.

Halaman
1234
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved