Breaking News:

Nasib Mahasiswa S2 yang Seret Polisi di Kap Mobil Hindari Tilang, Terancam Hukum Pidana

Mahasiswa S2 yang menabrak dan menyeret anggota polisi lalu lintas di Bandung tak hanya ditilang dan disita Surat Izin Mengemudi (SIM)-nya.

Tribunnews/ Instagram/infia_fact
Viral polisi yang terseret di kap mobil 

TRIBUNMATARAM.COM - Viral video mahasiswa S2 lajukan mobil hingga menyeret anggota polisi karena takut ditilang, terancam hukum pidana.

Setelah mencoba menghindari tilangan polisi dengan terus melajukan mobilnya, mahasiswa S2  yang menabrak dan menyeret anggota polisi lalu lintas di Bandung tak hanya ditilang dan disita Surat Izin Mengemudi (SIM)-nya.

Mahasiswa S2 tersebut terancam jerat hukum pidana setelah mencoba melajukan mobilnya dan menyeret anggota kepolisian dalam video viral yang beredar di media sosial.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (26/7/2019), mahasiswa S2 berinisial CC (24) yang menabrak dan menyeret polisi itu akan dikenai pasal pidana umum.

Menurut Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi menyebut mahasiswa S2 yang menabrak dan menyeret polisi itu akan dikenai pasal karena melawan petugas.

 "Kemarin sudah ditilang dan disita. Sekarang akan ditambah pasal dengan melawan petugas," ujar Rudy kepada wartawan saat berkunjung ke Polres Sukabumi Kota, Jumat (26/7/2019).

Kata Rudy, mahasiswa S2 di kampus swasta Bandung yang mengemudikan mobil hitam berpelat nomor B 1980 PRF ini diperiksa pada Jumat (26/7/2019).

Mahasiswa S2 menabrak dan menyeret anggota polisi lalu lintas di Bandung.
Mahasiswa S2 menabrak dan menyeret anggota polisi lalu lintas di Bandung. (Instagram @yuni_rusmini)

"Hari ini dipanggil lagi akan diperiksa sopirnya, dan akan pidanakan dengan pidana umum," tegas Rudy.

Sementara itu, menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir, mahasiswa S2 itu bisa dikenakan hukuman hingga 1 bulan penjara atau denda Rp 250 ribu.

"Pelanggar akan dikenakan Pasal 287 ayat (1) dengan ancaman 2 bulan kurungan penjara atau denda sebesar Rp 500 ribu dan Pasal 282 dengan ancaman 1 bulan kurungan penjara atau denda Rp 250 ribu," terang Nasir, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (24/7/2019).

Sebelumnya, sosok mahasiswa S2 itu ternyata sudah melakukan pelanggaran lalu lintas untuk kedua kalinya di Bandung.

Halaman
12
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved