Breaking News:

Pecundangi Brondby, Klub Egy Maulana Vikry Lechia Gdanks Menang di Laga Pertama Liga Europa

Klub Egy Maulana Vikri, Lechia Gdanks, menang di pertandingan leg pertama kualifikasi ronde kedua Liga Europa melawan Brondby, Kamis (25/7/2019).

TribunJabar
Egy Maulana Vikri raih trofi keduanya bersama Lechia Gdansk. 

Dikutip dari AFC, Egy menjadi pemain Indonesia pertama dalam sejarah yang masuk skuad untuk Liga Europa.

Itu artinya, pemain-pemain Indonesia terdahulu yang pernah bermain di Eropa belum pernah melakukannya.

Untuk diketahui, Liga Europa bergulir sejak 2009-2010. 

 Ini Keutamaan Sholat Subuh Berjamaah di Ceramah Ustaz Abdul Shomad yang Membuat Hotman Paris Terpana

 Viral Hari Ini, Siswi SMP di Lampung Diperkosa Kakak Kelas, Aksi Pelaku Terciduk Orangtua Korban

 Peyek Cetar Syahrini Istri Reino Barack Dikritik Terlalu Tipis, Kacang Dikit, Aisyahrani Lakukan Ini

Sebelum itu, kompetisi klub kasta kedua di Eropa tersebut bernama Piala UEFA. 

Lechia Gdanks tampil di pentas Liga Europa dengan status sebagai juara Piala Polandia musim 2018-2019.

Juara Piala Polandia adalah salah satu gelar yang diraih Lechia Gdansk musim lalu.

Selain Piala Polandia, Lechia Gdansk juga meraih juara Piala Super Polandia.

Pertemuan Lechia Gdansk vs Brondby terjadi pada babak kedua Kualifikasi Liga Europa.

Lechia akan menjadi tuan rumah lebih dulu pada Kamis (25/7/2019) atau Jumat dini hari WIB.

 Jefri Nichol Ditangkap karena Narkoba, Komentar Putri Ustaz Yusuf Mansur Jadi Perbincangan Didoain

 Viral Seorang Alumni Univeristas Indonesia yang Tolak Gaji 8 Juta, UI Berikan Tanggapan Resmi Begini

 Partai Nasdem Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024, Surya Paloh Cuma Mainkan Drama Politik?

Kedua tim akan bertarung kembali di kandang Brondby, Kamis (1/8/2019) atau Jumat dini hari WIB.

Jika berhasil melewati hadangan Brondby, Lechia Gdanks akan ditantang wakil Portugal, SC Braga.

Bila berhasil mengalahkan Braga, barulah Lechia Gdanks berhaak tampil dalam fase grup.

Braga adalah finalis Liga Europa musim 2010-2011.

 Surya Paloh Temui Anies Baswedan Beri Dukungan Maju Pilpres 2024, Nasdem Pecah Kongsi dari PDIP?

 Ngeri! Demi Konten YouTube Pria Asal China Nekat Makan Tokek Hidup, Meninggal Dunia Saat Live

 Meski Masuk Kelas Hanya Sebulan Sekali, Nenek Sogirah yang Berusia 74 Tahun Akhirnya Diwisuda

Saat tampil dalam laga final, Braga dikalahkan rival senegaranya, FC Porto, dengan skor 0-1.

Untuk musim ini, Braga langsung ke babak ketiga kualifikasi Liga Europa karena peringkat koefisien Portugal di level Eropa. (Kompas.com/ALSADAD RUDI)

Sumber : https://bola.kompas.com/read/2019/07/24/14310008/egy-maulana-vikri-cetak-sejarah-dalam-persepakbolaan-indonesia?page=all

Egy Maulana Bukan Pemain Pertama Indonesia

Egy Maulana Vikri bukan pemain pertama Indonesia dalam kompetisi antarklub Eropa.

Pemain sepakbola muda asal Indonesia, Egy Maulana Vikri, sedang menjadi buah bibir.

Egy ramai diperbincangkan karena dia terpiih masuk skuad Lechia Gdanskuntuk kualifikasi Liga Europa melawan klub Denmark, Brondby.

Lechia akan terlebih dulu menjamu Brondby pada Kamis (25/7/2019).

Sepekan kemudian, Lechia yang bertandang ke markas klub asal Denmark tersebut.

Bakal tampilnya Egy di Liga Europa disambut oleh Federasi Sepak Bola Asia atau AFC.

AFC melalui akun Instagramnya mengunggah foto Egy dengan seragam Lechia.

Di caption tertulis, Egy bakal jadi pemain Indonesia pertama dalam sejarah yang masuk skuad Liga Europa.

Namun, Egy bukan pemain Indonesia pertama yang tampil di kompetisi antarklub Eropa.

Jauh sebelumnya ada nama Kurniawan Dwi Yulianto.

Kurniawan Dwi Yulianto  memberikan pelatihan teknik dasar bemain sepak bola seperti dribbling, passing, controlling dan shooting untuk mencari calon pemain.
Kurniawan Dwi Yulianto memberikan pelatihan teknik dasar bemain sepak bola seperti dribbling, passing, controlling dan shooting untuk mencari calon pemain.

Hal tersebut tercatat dalam sebuah artikel dengan judul Which Asian stars have played the most UEFA games? di situs resmi UEFA.

Kurniawan tercatat tampil satu kali di kompetisi antarklub Eropa bersama Luzern.

Berdasarkan informasi dari Transfermarkt, Kurniawan tampil memperkuat FC Luzern. 

Saat itu, FC Luzern melawan Rudar Velenje di ajang UEFA Intertoto Cup.

Dalam laga yang digelar pada 22 Juli 1995 tersebut, Kurniawan baru tampil pada menit ke-64 untuk menggantikan Adalbert Koch.

Pertandingan tersebut kemudian berakhir imbang 1-1.

"Iyah waktu itu main di Intertoto untuk kualifikasi UEFA. Seingatku lawan Tottenham. Cuma lupa," kata Kurniawan kepada Kompas.com, Rabu (24/7/2019).

Dalam kesempatan itu, Kurniawan menyelipkan harapan untuk Egy Maulana Vikri.

"Do the best," kata Kurniawan.

Liga Europa baru mulai pada musim 2009-2010. Sebelum itu, kompetisi kasta kedua klub Eropa bernama Piala UEFA. 

Pada 1990-an, salah satu ajang untuk lolos ke Piala UEFA adalah Piala Intertoto. (Kompas.com / FERRIL DENNYS)

Sumber:  https://bola.kompas.com/read/2019/07/24/15433498/egy-maulana-bukan-pemain-indonesia-pertama-di-kompetisi-antarklub-eropa?page=all

Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved