Breaking News:

Kisah YI, Pinjam Uang Melalui Aplikasi Fintech Sampai Diiklankan 'Siap Digilir', Laporkan ke Polisi

Awalnya pinjam uang melalui aplikasi Fintech, YI (51) dipermalukan karena telat bayar hanya 2 hari dengan penyebaran poster dirinya 'siap digilir'.

Kompas.com
Aplikasi keuangan Fintech 

Fintech Incash diduga telah mencemarkan nama baik YI dengan menyebarkan poster fotonya "siap digilir" ke media sosial (medsos) karena telat dua hari membayar pinjaman.

"Ini (laporan) sedang kami proses," kata Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli ditemui di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/7/2019).

Dibantu Saat Patah Kaki, Suami Istri: Kami Beri Nama Anak Ini Joko, Tanda Terima Kasih dan Kenangan

Menurut Fadli, pihaknya tengah menunjuk penyidik untuk proses penyelidikan terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oknum fintech Incash.

"Apakah benar yang terjadi seperti yang diberitakan. Kami harus mengumpulkan saksi-saksi dulu. Biarkan kami bekerja dulu," ujarnya.

Seperti diberitakan, YI menjadi korban fintech Incash. Lantaran telat dua hari membayar pinjaman, poster foto dirinya disebar oleh oknum bisnis online di medsos.

"Saya pinjam Rp 1.000.000 menerima Rp 680.000. Dalam seminggu saya harus mengembalikan Rp 1.054.000. Saya telat dua hari foto saya langsung disebar," kata YI.

6 Fakta Bripka Rahmat Efendy Meninggal Dunia Ditembak Rekan Polisinya, Bermula dari Tawuran Pelajar

YI kaget mengetahui foto dirinya terpajang di poster yang dikirim oknum peminjaman online "siap digilir" ke grup WhatsApp.

Di grup WA tersebut, selain ada dirinya juga terdapat kontak teman-temannya yang juga ikut dalam pinjaman online.

YI menceritakan alasan dirinya meminjam uang melalui fintech Incash karena lebih mudah dan cepat.

YI tidak mengetahui jika foto dirinya akan disebar ke medsos oleh oknum pinjaman online karena telat bayar pada jatuh tempo. (Kompas.com/Kontributor Solo, Labib Zamani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Proses Hukum Fintech Penyebar Iklan Perempuan "Siap Digilir" untuk Bayar Utang "

Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved