Breaking News:

Penggalangan Dana untuk Baiq Nuril Ditutup, Uang Terkumpul Capai Rp 421 Juta

Penggalangan dana untuk Baiq Nuril setelah mendapatkan amnesti Presiden Jokowi mencapai Rp 421 juta, resmi ditutup.

TribunJogja
Penggalangan Dana Baiq Nuril Terkumpul Capai Rp 421 Juta 

Ini karena pasal-pasal karet dalam UU ITE masih belum dihapus, maka korban masih akan terus berjatuhan.

"Kami berharap masyarakat akan terus menyoroti kasus-kasus yang disebabkan oleh UU ITE dan melakukan pengawalan agar seluruh pasal-pasal karet tersebut dapat dicabut," ujarnya.

Penyerahan dana akan dilakukan setelah lebaran Hari Raya Idul Adha.

Terkait dana ratusan juta itu, Nuril belum berkomentar.

 Viral Penjual Siomay Ternyata Mantan Miliarder, Penghasilan 2 Miliar Tapi Jatuh Lalu Dagang Keliling

 Viral Turis Ambil Barang Saat Check Out dari Vila di Bali, Polisi Jelaskan Kronologi Kejadiannya

 Curhat Adik Cut Meyriska Tentang Kisah Cinta Kakaknya Bersama Roger Danuarta: Rahasia Terindah Allah

 Dikenal Humoris, 4 Zodiak Ini Tak Akan Beranjak Kemanapun Sebelum Kamu Tertawa, Siapa Saja Mereka?

Pasca-ditandatanganinya amnesti oleh Presiden Jokowi, Nuril memang agak sulit dihubungi.

Baiq Nuril Maqnun nampak bahagia setelah perjuangannya berhasil mendapatkan Amnesti Presidenn Joko Widodo.(FITRI R)
Baiq Nuril Maqnun nampak bahagia setelah perjuangannya berhasil mendapatkan Amnesti Presidenn Joko Widodo.(FITRI R) ( )

Sejumlah rekan dan kuasa hukumnya mengatakan, Nuril tengah berkumpul bersama keluarga dan menenangkan diri.

Keluarga Nuril ingin menentukan langkah selanjutnya menjadi lebih baik.

Yan Magandar, kuasa hukum Nuril mengatakan, kesuksesan perjuangan Nuril hingga mendapatkan amnesti berdasarkan keputusan Presiden RI adalah berkat kesabaran dan ketegaran Nuril untuk menjaga serta mempertahankan martabatnya sebagai perempuan.

"Dan doa yang tak pernah henti dari keluarga tercinta serta dukungan dari semua pihak, baik perorangan, lembaga, ibu rumah tangga (IRT), tukang cilok, penjual sayur, karyawan, PNS, seniman, Aktifis, pejabat, Dewan, Pers hingga Menteri," ujarnya.

"Tak ada perjuangan yang besar atau kecil tapi yang ada perjuangan yang tulus untuk kemanusiaan dan keadilan," kata Yan Mangandar.

Halaman
123
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved