Breaking News:

Gaji ASN, TNI dan Polri Akan Naik Sebesar 5% Salah Satu Penyebab Defisit APBN Hingga Rp 342 Triliun?

Kenaikan gaji ASN, TNI hingga Polri yang mencapai 5 persen benarkah jadi salah satu sebab APBN mengalami defisit sampai ratusan triliyun?

Tribunnews.com
Aparatur Sipil Negara (ASN) 

Oleh karena itulah, kenaikan gaji PNS, TNI dan Polri dinilai bisa mengerek naiknya belanja pemerintah.

Sementara itu, realisasi belanja barang juga mengalami kenaikan dibanding semester I-2019.

Realisasiya sudah tumbuh 17 persen, lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya tumbuh 10 persen.

Sementara itu belanja modal justru turun 6 persen dari Rp 45 triliun semester I-2018 menjadi Rp 34 triliun pada semester I-2019.

Tri Rismaharini Beri Reaksi Soal Sampah Ibu Kota, Ini Beda Pengelolaan Sampah di Jakarta & Surabaya

Sayangnya melonjaknya belanja pemerintah itu tidak disertai dengan penerimaan negara.

Core mengungkapkan bahwa pertumbuhanya hanya 8 persen para semester I-2019, atau lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu yang mampu tumbuh 16 persen.

Rendahnya realisasi penerimaan negara disebabkan karena rendahnya kinerja realisasi perpajakan yang menyumbang 80 persen dari total penerimaan negara.

Dengan kondisi seperti itu, Core memperkirakan defisit anggaran akan meleset dari Rp 135 triliun menjadi Rp 317 triliun - Rp 342 triliun.

Pertimbangkan Saran DPR

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bakal mempertimbangkan permohonan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI soal kenaikan gaji pokok TNI.

Sri Mulyani mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalitas bagi aparat penegak hukum.

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved