Breaking News:

Pelaku Sempat Kehabisan Bensin Seorang Siswi SD Berhasil Selamatkan Diri dari Penculikan!

Seorang siswi SD sempat jadi korban penculikan oleh seseorang yang menggunakan motor, berhasil selamatkan diri saat pelaku kehabisan bensin!

Editor: Asytari Fauziah
Tribunnews
Ilustrasi penculikan anak 

Sementara itu tante Jani, Rabiatul yang turut dibawa ke Polda mengaku meminjamkan nomor rekening itu mengaku Roni dan kemenakannya Jani --sebut saja-- mengatakan apakah ia ada no rekening.

"Katanya minta no rekening buat abahku akan mengirim uang," ucapnya mengaku terkejut dengan adanya kejadian ini.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja berusia 15 tahun, Roni (nama disamarkan) merekayasa kasus penculikan terhadap dirinya sendiri.

 VIDEO - Konferensi Pers Penangkapan Prada DP, Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Vera Oktaria!

Si bocah merekayasa seolah-olah diculik seseorang dan minta uang tebusan Rp 100 juta.

Sontak sang ayah, Heri yang awalnya mengira anaknya benar-benar diculik menjadi terkejut lalu lapor ke petugas Polda Kalsel karena mendapatkan SMS anaknya diculik.

Petugas Resmob Polda pun bergerak cepat melakukan penelusuran terhadap pelaku yang mengirimkan SMS minta tebusan itu.

Petugas bergerak ke wilayah Jelapat, Kabupaten Batola, Jumat (14/6/2019) malam.

Namun yang mengejutkan ternyata Roni sendiri dan temannya sebut saja Jani (12)--bukan nama sebenarnya--yang ternyata diduga merencanakan aksi itu.

Informasi dihimpun, kasus ini bermula ketika Roni (15) tak pulang ke rumahnya di sekitaran Kecamatan Banjarmasin Barat.

Hal ini membuat orang tuanya khawatir tentang keadaaan anaknya.

 Prada DP Mengaku Membunuh Vera Oktaria Karena Hamil & Minta Nikah, Keluarga Beri Bantahan!

Hingga tiba-tiba sang orang tua mendapatkan SMS pada Jumat (14/6/2019) pagi bahwa Roni diculik dan sang penculik meminta tebusan uang Rp 100 juta.

Adanya sms ini sontak membuat orang tuanya sangat khawatir.

Takut hal-hal tak diinginkan terjadi, orang tuanya pun melaporkan kejadian ini ke Polda Kalsel.

Oleh petugas penelusuran dilakukan hingga dengan cepat menngarah ke Jelapat Tamban.

Di sini petugas Resmob yang melakukan gerak cepat, ternyata di rumah itu mendapati sang anak sendiri Roni dan temannya Jani berada di sebuah keluarha Jani.

Tapi ketika diminta keterangan awal, diduga mereka sendiri merekayasa hal ini.

Direktur Kriminal Umum Kombes Sofyan Hidayat melalui Kasubdit Jatanras AKBP Afebrianto yang dikonfirmasi via telepon Jumat (14/6/2019) malam membenarkan pihaknya tengah memintai keterangan dua bocah tersebut.

"Iya begitu dapat laporan kita lakukan penelusuran dan menemukan keduanya di daerah Tamban, " papar Afeb yang tak mengelak ketika disinggung bahwa bocah itu yang 'merekayasa' seolah-olah penculikan. (Irfani Rahman/BanjarmasinPost)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Merekayasa Penculikan dan Minta Uang Tebusan Rp100 Juta, Ini SMS Bocah 15 Tahun ke Ortunya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved