Breaking News:

Ratu Tisha Ucapkan Terima Kasih pada PSM Makassar, Intip Sosok Cantik Sekjen PSSI Ini

Sempat diminta pergi dari lokasi pertandingan oleh supporter, Ratu Tisha Ucapkan terima kasih pada PSM Makasar karena jadi juara.

Editor: Asytari Fauziah
Tribunnews/Superball
Ratu Tisha, Sekjen PSSI 

TRIBUNSTYLE.COM Nama Ratu Tisha tak lagi asing di telinga para penikmat sepak bola nasional.

Di Indonesia, Ratu Tisha menjabat sebagai Sekjen PSSI.

Namun, kini dirinya mampu menorehkan prestasi dan pencapaian lainnya.

Ya, kini Ratu Tisha Destria wanita pertama jabat Wapres AFF 2019-2023.

WartaKotaLive melansir Suar.Id, kini Ratu Tisha Destria diangkat jadi Wakil Presiden AFF atau Federasi Sepak bola ASEAN periode 2019-2023.

Mengenai Ratu Tisha Destria menjabat Wakil Presiden AFF 2019-2023, telah diambil keputusannya di dalam Kongres Luar Biasa dan meeting di Laos pada Sabtu (22/6/2019).

Ratu Tisha bahkan mengukir sejarah bagi AFF dan persepakbolaan Asia Tenggara karena menjadi Wakil Presiden AFF pertama dari kalangan wanita.

Bicara soal dunia bola, Ratu Tisha memang sudah tidak diragukan lagi.

Ia jugalah yang menjadi Sekjen PSSI perempuan pertama yang bertugas dari 2017 hingga 2020.

Selain dunia bola, rupanya ada fakta menarik lain tentang perempuan kelahiran Jakarta, 30 Desember 1985.

Apa saja sih? Berikut 6 fakta menarik Ratu Tisha Destria, dikutip dari grid.id.

Sekjen PSSI Ratu Tisha saat wawancara khusus dengan BolaSport.com dan Tabloid BOLA di Jakarta. (weshley)

1. Bukan Anak Kemarin Sore di Sepak Bola

Tisha pernah menjabat Direktur Kompetisi dan Operasional PT Gelora Trisula Semesta, operator Indonesia Soccer Championship 2016.

Dia juga punya track record sebagai jebolan FIFA Master.

Wanita berusia 34 tahun ini memang sudah digadang-gadang oleh Edi Rahmayadi saat masih jabat Ketua Umum PSSI sebagai calon sekjen yang paling kuat.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menjawab pertanyaan wartawan di Stadion Pajajaran, Bogor, Sabtu (25/5/2019). (MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM)

Sebelum bulan Ramadan, sudah diadakan fit and proper yang kemudian sudah keluar peringkat satu hingga tiga sesuai penilaian yang dikeluarkan Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

Melalui rapat Exco PSSI inilah, Ratu Tisha terpilih menjadi Sekjen PSSI.

2. Sarjana ITB

Tisha bersekolah di SMA Negeri 8 Jakarta.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke Institut Teknologi Bandung (ITB) dan menjadi sarjana Matematika di sana.

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria (Aidina)

3. Jadi Manajer Bola Sejak SMA!

Tisha memang gila bola.

Ia bahkan sudah menggeluti dunia pria ini sejak bangku sekolah.

Tahu nggak, dia bahkan sudah jadi manajer tim sepak bola di SMA-nya.

Bukan sekadar jadi manajer, dia sukses membawa sekolahnya jadi juara.

Di bangku kuliah, Tisha kembali menjadi manajer bagi tim PS ITB yang berlaga di Divisi I Provinsi Jawa Barat.

PS ITB sempat mendapatkan promosi naik tingkat ke divisi utama.

4. Pilih Pelatih dari Perpustakaan

Mungkin sudah dasaran sarjana Matematika, Tisha terkenal selalu memperhatikan statistik.

”Waktu di SMA, saya membangun tim sepak bola dari nol, dan saat di kampus saya langsung melebur mengurus tim ITB. Sebelum mendatangkan pelatih, untuk mendapatkan menu dan metode latihan fisik, saya selalu mempelajarinya dari buku di perpustakaan kampus. Modalnya cuma semangat. Dan ternyata, jika kita lakukan sungguh-sungguh apa yang kita impikan, bisa terwujud. Kami tak cuma sekadar membangun tim, tetapi juga menghasilkan tim juara,” kenang Tisha.

Sekjen PSSI Ratu Tisha dalam Forum Diskusi BOLA yang diadakan di Gedung Kompas Palmerah. (whesley)

5. Peringkat 7 dari 28 Orang di Dunia

Diketahui, Ratu Tisha Destria alumni program pendidikan FIFA Master.

Program ini dijalankan International Centre for Sports Studies (CIES) yang menggandeng beberapa universitas.

Beberapa bidang studi yang dipelajari dalam program ini di antaranya Sport Humanity, Manajemen Olahraga, dan Hukum Olahraga.

Berbekal portofolio dari kegiatan seminar yang dia ikuti, Tisha kemudian mendaftar dan mengikuti tes program FIFA Master.

Dari 6.400 pendaftar, akhirnya hanya 28 orang yang diterima, termasuk Tisha.

Setelah menyelesaikan studi selama satu setengah tahun dalam program FIFA Master, Tisha berhak menyandang gelar Master of Art.

Tisha lulus dengan hasil memuaskan menduduki peringkat ke-7 dari 28 siswa.

6. Polyglot

Ternyata, Ratu Tisha Destria menguasai 6 bahasa.

Lalu, Ratu Tisha Destria lulus ITB tahun 2008, dan langsung menerima tawaran bekerja pada perusahaan jasa perminyakan Schlumberger.

Pada perusahaan ini, Tisha mendapat banyak tambahan ilmu, terutama dalam eksplorasi data dan konflik manajemen.

Ia harus berpindah-pindah Negara dari Kairo, Mesir, Houston, Amerika Serikat, London, Inggris, dan Beijing Tiongkok.

Mungkin karena inilah ia bisa menguasai banyak bahasa. (Suar.ID)

Sumber : https://style.tribunnews.com/2019/06/25/cantik-cerdas-suka-bola-6-fakta-menarik-ratu-tisha-yang-kini-jadi-wakil-presiden-aff-2019-2023

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Cantik, Cerdas, Suka Bola, 6 Fakta Menarik Ratu Tisha yang Kini Jadi Wakil Presiden AFF 2019-2023

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved