Sejak Awal Agustus Rentetan Gempa Terjadi di Zona Subduksi, Ini Penjelasan Ahli

BMKG buka suara soal rentetan gempa yang terjadi sepanjang bulan Agustus ini, akibat dari aktivitas zona subduksi di sekitar Sunda.

Sejak Awal Agustus Rentetan Gempa Terjadi di Zona Subduksi, Ini Penjelasan Ahli
Tribun Solo
Ilustrasi gempa bumi 

Menjawab pertanyaan ini, Daryono mengaku sulit menjawabnya.

"Namun demikian, hasil monitoring BMKG memang menunjukkan adanya klaster yang mencolok terkait adanya peningkatan aktivitas seismik," ujar dia.

Klaster mencolok terkait adanya peningkatan aktivitas seismik itu terjadi di tiga wilayah, yakni:

  • Zona selatan Bali dan Banyuwangi
  • Zona Cilacap dan Pangandaran
  • Zona Selat Sunda.

Daryono mengatakan, BMKG akan terus memonitor aktivitas seismik yang terjadi khususnya di 3 zona diduga aktif tersebut dan hasilnya akan segera diinformasikan kepada masyarakat.

Memahami karakteristik gempa pendahuluan

Gempa Bumi guncang Bali Senin 12 Agustus 2019
Gempa Bumi guncang Bali Senin 12 Agustus 2019 (Twitter @infoBMKG)

"Jika kita mencermati peristiwa gempa besar di seluruh dunia memang dapat diamati gempa pendahuluannya," imbuh dia.

Fakta ini dapat kita lihat sebelum peristiwa gempa Aceh 2004, Gempa Tohuku 2011, dan Gempa Chili 2014.

Semua gempa besar ini didahului oleh serangkaian gempa pendahuluan.

Penjelasan terkait gempa pendahuluan tampaknya diperlukan agar tidak terus menjadi tanda tanya yang menggelayuti masyarakat.

Dari beberapa hasil kajian, kita juga dapat mengidentifikasi beberapa karakteristik aktivitas gempa pendahuluan.

Pertama, gempa pendahuluan biasanya terjadi di zona dengan nilai “B-value” rendah.

ZODIAK HARI INI Ramalan Zodiak Selasa 13 Agustus 2019 Cancer Antusias Banget, Aries Telan Kekecewaan

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved