BNN Mataram Nusa Tenggara Barat / NTB Bongkar Jaringan Pengedar Sabu, Satu Keluarga Dimanfaatkan

BNN Provinsi Nusa Tenggara Barat / NTB sukses mengungkap jaringan pengedar sabu yang melibatkan satu keluarga.

Penulis: Salma Fenty Irlanda | Editor: Delta Lidina
BNN NTB
BNN Mataram Nusa Tenggara Barat / NTB Sukses Ungkap Jaringan Pengedar Sabu 

TRIBUNMATARAM.COM - Badan Narkotika Nasional / BNN Provinsi Nusa Tenggara Barat / NTB sukses mengungkap jaringan pengedar sabu yang melibatkan satu keluarga. 

Satu keluarga yang didalangi pelaku berinisial AG alias BG (33) ini ditangkap saat tengah melakukan pengiriman narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 500 gram di sebuah kantor jasa pengiriman (ekspedisi) yang ada di Kota Mataram , NTB, Jumat (9/8/2019).

Kronologi kejadian penangkapan jaringan pengedar sabu satu yang melibatkan satu keluarga di Kota Mataram , NTB ini didapatkan dari informasi masyarakat.

Kronologi Kejadian

Dikutip TribunMataram.com dari BNNP NTB dan Biro Humas dan Protokol BNN RI, berdasarkan informasi masyarakat, pada Jumat tanggal 9 Agustus 2019 sekira pukul 13.20 Wita, petugas telah mengamankan saudari AF alias R karena mengambil 1 (satu) buah paket dari jasa pengiriman barang yang diduga narkotika golongan I jenis metamfetamin atau disebut sabu.

Momen Langka Munculnya Tulisan Dirgahayu Indonesia ke-74 di Laga Tottenham Hotspur VS Aston Villa

Detik-detik Rio Reifan Diamankan karena Narkoba Lagi, Ditangkap saat Bakar Sabu di Halaman

Viral Suami Jual Istri Hamil 4 Bulan untuk Layanan Seksual Bertiga di Surabaya, Iming-iming Rp 2Juta

Viral Video Hubungan Seksual 1 Wanita 3 Pria di Garut, Kondisi Seorang Pelaku Sakit Memprihatinkan

Paket ini dikirim kepada seseorang berinisial ESP dari slah satu online shop di Jakarta.

Setelah diinterogasi ternyata AF hanya dimintai tolong oleh saudara sepupunya sendiri yakni tersangka AG als BG via telp melalui sdri. S als R yang merupakan istri tersangka.

Selanjutnya, setelah dipertemukan AG als BG beserta istri sdri. S als R dengan sepupunya sdri. AF alias R dan dilakukan intrograsi terhadap istrinya.

AF alias R menjelaskan hanya disuruh oleh TSK AG als BG untuk mengambil paketan tersebut dan keduanya tidak mengetahui apa isi dari paketan tersebut.

Sementara TSK AG als BG hanya mengetahui paketan tersebut berisi barang terlarang yang setiap pengiriman mendapatkan uang sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) dari orang yang tidak dikenal dan hanya berhubungan melalui telepon.

Menurut hasil penyelidikan, hingga saat ini tersangka menerima paketan sudah sebanyak 3 (tiga) kali, yang mana paketan sebelumnya telah diterima pada bulan April dan Mei Tahun 2019.

Adapun tahapannya, TSK AG als BG setelah menerima paketan dari sepupunya, kemudian menunggu perintah dari seseorang yang tidak ia kenali melalui telp dan kemudian melepaskan paketan dipinggir jalan sesuai arahannya.

Selanjutnya TSK AG als BG, tinggal menunggu transfer uang sebesar sebagaiamana disebutkan di atas.

 Hukum Puasa Senin Kamis Setelah Idul Adha 1440 H/ 2019, Bolehkah? Ini Jawabannya

 Pembunuhan Mayat Dalam Karung di Tegal, Pelaku Pacar Sendiri, Pura-pura Sedih Lihat Jasad Dievakuasi

 Keamanan Siswa Penemu Obat Kanker Dikabarkan Terancam, Guru Beberkan Ratusan Orang Datang ke Sekolah

 Memiliki Sifat Pemalu? Inilah 8 Cara Jitu Agar Lebih Percaya Diri, Termasuk Ubah Pikiran Negatifmu

Barang Bukti yang disita:

Paketan berbentuk kotak berisikan 5 (lima) bungkus plastik klip bening berisi sabu dengan berat bruto keseluruhan 493,20 gram, dan telah setelah dikurangi pembungkusnya didapatkan berat bersih keseluruhan 484,55 gram.

Barang bukti tersebut terbungkus dalam amplop warna coklat dan plastik bubble wrap.

Dari modus operandi kali ini dapat dipahami bahwa tersangka memanfaatkan keluarganya untuk mengedarkan narkotika.

Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada akan modus-modus peredaran narkoba, jangan sampai mudah menerima atau mengambil titipan barang dari sumber yang belum jelas.

Sebulan Jadi Selingkuhan Istri Orang, Bagus Mengaku Bunuh SPG Bali di Toilet karena Sakit Hati

Putra Fairuz A Rafiq dan Galih Ginanjar Di-bully, Barbie Kumalasari: Enggak Ada Damai, Ya Resiko

Sempat Viral, Enzo Zenz Allie Calon Perwira TNI kembali Ramai Dibicarakan karena Ideologinya

Brigadir Tewas di Tangan Sasarannya Sendiri, Lakukan Penyamaran Malah Disandra dan Ditembak!

Kini TSK AG als BG telah diamankan BNN Provinsi NTB, dan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan diungkap kasus ini, apabila 1 gram dikonsumsi 6-5 orang maka BNN Provinsi NTB telah menyelamatkan 3000 jiwa masyarakat NTB. 

Detik-detik Rio Reifan Diamankan karena Narkoba Lagi, Ditangkap saat Bakar Sabu di Halaman

Detik-detik artis peran Rio Reifan digerebek polisi saat tengah membakar narkoba jenis sabu di halaman rumahnya.

Satu lagi artis terjerat narkoba, Rio Reifan ditangkap saat tengah membakar barang bukti  berupa sabu yang dimilikinya.

Ini bukan kali pertama Rio Reifan ditangkap polisi atas kepemilikan barang haram.

Artis peran Rio Reifan ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkoba untuk ketiga kalinya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, ia ditangkap di kediamannya dengan barang bukti 0,12 gram sabu.

 Viral Suami Jual Istri Hamil 4 Bulan untuk Layanan Seksual Bertiga di Surabaya, Iming-iming Rp 2Juta

 Viral Video Hubungan Seksual 1 Wanita 3 Pria di Garut, Kondisi Seorang Pelaku Sakit Memprihatinkan

 Pernikahan Roger Danuarta dan Cut Meyriska Digelar di Rumah Keluarga, Kenapa Tak di Gedung Mewah?

 Lagu Terima Kasih-nya Viral dan Ramai Dibicarakan, Barbie Kumalasari Bakal Gelar Konser

Kompas.com menerima video detik-detik penangkapan Rio berdurasi 18 detik dari kepolisian.

Penangkapan artis Rio Reifan karena kasus penyalahgunaan narkoba.(Dokumentasi Polda Metro Jaya.)
Penangkapan artis Rio Reifan karena kasus penyalahgunaan narkoba.(Dokumentasi Polda Metro Jaya.) ( )

Saat itu, Rio dan beberapa penyidik tampak berada di sebuah kamar mandi.

Penyidik menginterogasi Rio sambil memperlihatkan barang-barang bukti yang diamankan.

"Tinggal ini saja ya sisa pakainya ya?," kata seorang penyidik.

"iya," jawab Rio lirih.

Rio kemudian menyebut bahwa ia mengonsumsi barang haram tersebut seorang diri sekitar pukul 10.00.

Setelah itu, tiba-tiba Rio mengaku telah membakar sisa-sisa barang bukti sebelum penangkapan dilakukan.

"Sendiri saya bakar sisa-sisanya," ujar Rio. 

"Sisanya dibakar?," tanya penyidik.

Rio kembali membenarkan hal tersebut.

 Hukum Puasa Senin Kamis Setelah Idul Adha 1440 H/ 2019, Bolehkah? Ini Jawabannya

 Pembunuhan Mayat Dalam Karung di Tegal, Pelaku Pacar Sendiri, Pura-pura Sedih Lihat Jasad Dievakuasi

 Keamanan Siswa Penemu Obat Kanker Dikabarkan Terancam, Guru Beberkan Ratusan Orang Datang ke Sekolah

 Memiliki Sifat Pemalu? Inilah 8 Cara Jitu Agar Lebih Percaya Diri, Termasuk Ubah Pikiran Negatifmu

"Masih keluar asap," timpal penyidik.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kasubdit I Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman.

"Masih pendalaman (terkait Rio bakar barang bukti," sebut Calvijn melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com. 

Hingga berita ini ditayangkan, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Rio Reifan. (TribunMataram.com / Salma Fenty)

Sumber: Tribun Mataram
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved