Breaking News:

Saat Pidato, Intonasi Presiden Jokowi Meninggi Saat Bahas Keruwetan Regulasi yang Ada

Ia terlihat geram ketika menyoroti regulasi yang justru merepotkan masyarakat dan pelaku usaha, hal ini membuat nadanya meninggi saat pidato!

Tribunnews/JEPRIMA
Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR tahun 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019). Sidang tersebut beragendakan penyampaian pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo. Tribunnews/Jeprima 

Ia terlihat geram ketika menyoroti regulasi yang justru merepotkan masyarakat dan pelaku usaha, hal ini membuat nadanya meninggi saat pidato!

TRIBUNMATARAM.COM Intonasi pidato Presiden Joko Widodo sempat meninggi saat menyinggung soal regulasi atau peraturan perundang-undangan yang cenderung kaku dan ruwet.

Ia terlihat geram ketika menyoroti regulasi yang justru merepotkan masyarakat dan pelaku usaha.

"Kita tidak boleh terjebak pada regulasi yang kaku yang formalitas yang ruwet yang rumit yang basa-basi yang justru menyibukkan yang meruwetkan masyarakat dan pelaku usaha," ujar Presiden Jokowi dalam Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Gak Cuma Teh,Setelah Minum Obat Hindari Juga 3 Minuman Lain Ini Ada Efek Bahaya!

Merasa Malu Lihat Ayah Selalu Pakai Baju Sama Selama 20 Tahun, Anak Gadisnya Menyesal Tahu Fakta Ini

 Heboh di Twitter dan Instagram, Ini Klarifikasi Koko Ardiansyah Soal Dirinya Gagal Jadi Paskibraka

 Dosen UGM Budi Setyanto Meninggal Gantung Diri, Ini Ciri-ciri Tewas karena Bunuh Diri Menurut Dokter

Presiden Jokowi pun meminta agar pemerintah bersama DPR, DPD, dan MPR tidak membuat regulasi yang menghambat inovasi.

Ia juga sempat mengulang kata-katanya sebanyak dua kali.

"Ini harus kita hentikan. Sekali lagi, ini harus kita hentikan," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, pemerintah dan lembaga legislatif tidak boleh membiarkan regulasi justru menghambat inovasi.

Ia mengatakan, regulasi yang tidak sesuai perkembangan zaman harus dihapus. Begitu juga dengan regulasi yang tidak konsisten dan tumpang tindih.

"Regulasi yang tidak konsisten dan tumpang tindih antara satu dan lainnya harus diselaraskan, disederhanakan dan dipangkas," kata dia.

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved