Breaking News:

Puluhan Hiu Muncul dan Mendekati Tepi Pantai di Nusa Dua Bali, Kenapa?

Perairan pantai di sekitaran Nusa Dua Bali nampak dihampiri puluhan hiu yang berenang ke tepian pantai, ahli beri penjelasan begini.

Instagram/denpasar.viral
Gerombolan hiu jenis Blacktip terlihat di perairan pantai Pulau Peninsula, kawasan Nusa Dua, Badung, Bali. 

Perairan pantai di sekitaran Nusa Dua Bali nampak dihampiri puluhan hiu yang berenang ke tepian pantai, ahli beri penjelasan begini.

TRIBUNMATARAM.COM Gerombolan hiu jenis Blacktip terlihat di perairan pantai Pulau Peninsula, kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, dalam beberapa hari terakhir.

Munculnya hiu-hiu ini disebut alamiah dan tak ada yang perlu dikhawatirkan.

Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar, Suko Wardono mengatakan, munculnya hiu hingga ke tepian karena mengikuti mangsanya.

Kebetulan di wilayah perairan tersebut sedang musim ikan yang menjadi mangsa hiu.

Ikan-ikan tersebut di antaranya pelagis, tongkol, kembung, dan lemuru.

Seorang Pria Tega Cabuli 2 Anak Kandungnya Selama 9 Tahun, Sampai Ancam Akan Bunuh Keduanya!

Viral Video Pembobolan Mobil Kru Trans 7 yang Sedang Liputan, Gampang Banget Pecakan Kacanya

 Aura Kasih Banjir Dukungan Setelah Twit Yan Widjaya tentang Pabirk Susu Viral: Busui Bukan Candaan

 Alami Insomnia? Atasi dengan Konsumsi 6 Makanan Ini Sebelum Tidur, dari Pisang hingga Kangkung

"Itu ceritanya dari pengalaman masyarakat nelayan memang sedang musim ikan yang dijadikan makanan hiu.

Jadi hiu mendatanginya," kata Suko, saat dihubungi, Kamis (22/8/2019).

Ia meminta kepada masyarakat untuk tak mendekatinya hiu yang muncul di kawasan itu.

Sebab, hiu tetaplah binatang liar yang bisa saja menjadi buas.

"Jangan terlalu didekati. Ikan hiu kan buas. Kalau ada yang besar tentu membahayakan.

Karena semakin besar semakin buas," kata dia.

Sementara itu, Pariama Hotasoit, penyelam dari Nusa Dua Reef Foundation (NDRF) mengatakan, sudah seminggu terakhir melihat kawanan hiu tersebut.

Ia mulanya tahu dari video yang sempat viral dari sejumlah media sosial di Bali.

"Saya sendiri dapat kabarnya beberapa hari yang lalu lewat video yang disebar luaskan.

Saya tidak tahu pasti jumlahnya berapa, tetapi banyak dan menurut laporan masyarakat yang saya jumpai sekitar 60 dan 70 katanya, tapi tentu saja itu harus dibuktikan," kata dia.

Dari yang ia amati, hiu tersebut berjenis Blacktip. 

Hiu ini dikenal memiliki habitat di sekitar terumbu karang kawasan Indo Pasifik.

ZODIAK HARI INI Ramalan Zodiak Jumat 23 Agustus 2019 Pisces Sibuk Bekerja, Aquarius Santai Banget!

Menurut dia, hiu ini cenderung tidak agresif dan memilih menjauh saat didekati warga.

"Sebenarnya Blacktip tidak berbahaya dia tidak agresif dan tidak menyerang manusia.

Belum tahu kenapa dia sudah satu Minggu ini di perairan dangkal Nusa Dua," kata dia.

Sebagaimana diketahui, video kawanan hiu ini viral di sejumlah media sosial Bali.

Dikutip dari akun Instagram @denpasar.viral, hiu tersebut tertangkap kamera wisatawan pada Selasa (20/8/2019) lalu. (Kompas.com/Editor : Robertus Belarminus)

Sumber : https://regional.kompas.com/read/2019/08/22/19471421/viral-puluhan-ekor-hiu-muncul-ke-tepi-pantai-di-nusa-dua-bali-ini?page=all

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Puluhan Ekor Hiu Muncul ke Tepi Pantai di Nusa Dua Bali, Ini Penjelasannya"

Bahaya Plastik Makin Mengintai Laut, Lebih Dari Seribu Hiu dan Pari Mati Terjerat Sampah

Bahaya plastik makin mengintai laut, lebih dari seribu hiu dan pari mati terjerat sampah!

TRIBUNSTYLE.COM - Menurut laporan terbaru yang dipublikasikan pada jurnal Endangered Species Research, ada lebih dari seribu hiu dan pari yang terjerat sampah plastik di laut.

Para peneliti menyebut masalah ini sebagai “ancaman kesejahteraan hewan”.

Untuk meninjau bagaimana hewan laut seperti hiu dan pari rentan terhadap jeratan sampah, para peneliti menganalisis data serta studi yang sudah ada.

Selain itu, mereka juga mengumpulkan laporan mengenai hewan laut yang terjerat sampah plastik melalui Twitter.

Hasilnya menunjukkan bahwa ada lebih dari seribu yang kerap terjerat.

Angka ini cukup tinggi mengingat studi hanya berfokus pada hiu dan pari.

 Greenland Terancam Kehilangan Es Karena Pemanasan Global, Simak Perkiraan Perubahan di Tahun 2300!

“Salah satu contoh kasus adalah hiu mako sirip pendek yang terjerat tali pancing,” ujar Kristian Parton, pemimpin penelitian tersebut.

“Hiu terus tumbuh setelah terlilit tali pancing sehingga itu menembus kulit kemudain merusak tulang belakangnya,” imbuhnya.

Hiu yang terjerat tali pancing.
Daniel Cartamil / Hiu yang terjerat tali pancing.

Dari 47 studi yang diterbitkan pada jurnal-jurnal ilmiah, para peneliti menemukan bahwa 16 famili yang mencakup 34 spesies berbeda, terkena dampak limbah manusia.

Secara khusus, hampir 3/4 dari kasus-kasus tersebut, melibatkan “alat pancing yang dibuang, hilang, atau sengaja ditinggalkan di lingkungan laut.

Jaring, perangkap dan jenis alat pancing lainnya kerap menjerat induk maupun bayi hewan laut.

Satu dari sepuluh kejadian pasti melibatkan tali polipropilen yang biasa digunakan untuk mengikat produk.

Sampah lainnya meliputi kepingan plastik, kantung belanja, dan ban karet.

 Sadar Pemanasan Global, Pemerintah 7 Kota ini Ubah Kotanya Jadi Ramah Lingkungan

Sepanjang penelitian, kasus terjeratnya hiu dan pari ini paling sering terjadi di Samudra Pasifik dan Atlantik, masing-masing sekitar 49% dan 46%.

“Meskipun bukan ancaman utama, tapi kita perlu memahami bagaimana sampah plastik membahayakan spesies hiu dan pari di laut kita,” kata Parton.

Ke depannya, para peneliti akan bekerja sama dengan Shark Trust Record untuk menciptakan forum online yang memungkinkan orang-orang melaporkan kasus terjeratnya hewan laut.

Ini dilakukan untuk mengukur risiko keterjeratan serta menemukan hotspot.

Artikel ini telah tayang di nationalgeograpic.grid.id 

Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved