Jadwal Puasa Asyura, Amalan Sunnah Tahun Baru Islam Bulan Muharram 1441 H, Hapus Dosa Setahun Lalu

Rasulullah SAW menyebut bulan Muharram bulan yang istimewa untuk memperbanyak amalan ibadah, salah satunya dengan menunaikan puasa Asyura dan Tasu'a.

thespec
Ilustrasi 

TRIBUNMATARAM.COM - Jadwal Puasa Asyura di bulan Muharram 1441 H selama Tahun Baru Islam, bisa hapuskan dosa setahun yang lalu.

Minggu (1/9/2019), umat Islam di seluruh dunia memperingati datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah.

Bulan Muharram menjadi salah satu bulan suci bagi umat Islam, selain bulan Ramadhan.

Keistimewaan tanggal 1 Muharram adalah berkaitan dengan peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah.

Rasulullah SAW menyebut bulan Muharram menjadi bulan yang istimewa untuk memperbanyak amalan ibadah, salah satunya dengan menunaikan puasa Asyura dan puasa Tasu'a.

Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Tak Sesuai Manifes Awal

Ingin Meminta Maaf, Yan Widjaya Tak Bisa Penuhi Syarat Aura Kasih karena Istrinya Sudah Meninggal

Kronologi Densus 88 Lakukan Penggrebekan Rumah Terduga Teroris, Penggeledahan Sampai 3 Jam

6 Bulan Jalani Hukuman Emak-emak Pepes Akhirnya Hirup Udara Bebas, Penuh Tangis Haru & Janji Begini

Dilansir TribunMataram.com dari infaqdakwahsenter.com, Minggu (25/8/2019), pada bulan Muharram, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak ibadah puasa.

Dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda:

‏أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama sesudah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah (syahrullah) Muharram. Sedangkan shalat malam merupakan shalat yang paling utama sesudah shalat fardhu” (HR. Muslim, no. 1982).

Salah satu amalan sunnah yang dapat ditunaikan adalah Puasa Asyura.

Puasa Asyura dapat dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram 1441 Hijriyah atau bertepatan pada Selasa, 10 September 2019.

Sayyidah Aisyah, istri Nabi shallallahu 'alaihi wassalam menyatakan bahwa hari Asyura adalah hari orang-orang Quraisy berpuasa di masa Jahiliyah, Rasulullah juga ikut mengerjakannya.

Setelah Nabi berhijrah ke Madinah beliau terus mengerjakan puasa itu dan memerintahkan para sahabat agar berpuasa juga.

Setelah diwajibkan puasa dalam bulan Ramadhan, Nabi s.a.w. menetapkan:

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved