Breaking News:

Geger Penemuan 4 Kerangka Manusia Banyumas, Dikubur di Lubang Bekas Lumpur, Ada HP, Korek & Sandal

Heboh penemuan kerangka manusia di kebun belakang rumah Banyumas, dikubur di bekas kubangan lumpur, ditemukan HP, korek api, hingga sandal.

(KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN)
Lokasi penemuan empat kerangka manusia di Grumbul Karanggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (25/8/2019). 

TRIBUNMATARAM.COM - Heboh penemuan kerangka manusia di kebun belakang rumah Banyumas, dikubur di bekas kubangan lumpur, ditemukan HP, korek api, hingga sandal.

Penemuan empat kerangka manusia menggegerkan warga Grumbul Karanggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan/ Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (24/8/2019).

Diduga keempat kerangka manusia tersebut masih satu keluarga dengan pemilik rumah bernama Misem.

Keempat anggota keluarga Misem yang merupakan kakak beradik Ratno, Yono (50), Heri (40), dan Pipin yang merupakan anak Ratno dikabarkan telah hilang selama 5 tahun.

Saat ditemukan dan digali, ditemukan baju dan celana berwarna ungu dan abu-abu yang diduga milik korban.

Lokasi penemuan empat kerangka manusia di Grumbul Karanggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (25/8/2019).
Lokasi penemuan empat kerangka manusia di Grumbul Karanggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (25/8/2019). ((KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN))

Tak cuma itu, ada juga HP di saku celana beserta sebuah korek api.

Fakta Penemuan 4 Kerangka Manusia di Kebun Belakang Rumah di Banyumas, Sekeluarga 5 Tahun Hilang

SIAP-SIAP Presiden Jokowi Umumkan Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Senin Siang Hari Ini

Luka Bakar 64 Persen & Komplikasi, Ipda Erwin Yudha, Polisi Dibakar Mahasiswa Cianjur Meninggal

Kontroversi Kebiri Kimia pada Predator Anak di Mojokerto, Kesulitan Cari Rumah Sakit yang Eksekusi

Ditemukan pula, sandal dalam lubang yang sama.

Kerangka tersebut kali pertama diketahui Rasman (63), warga setempat saat sedang membersihkan kebun di belakang rumah Misem, Kamis (22/8/2019).

Saat sedang mencangkul tanah dia menemukan kain di dalam tanah dan tengkorak manusia.

Namun, saat itu Rasman tidak langsung memberitahukan temuan tersebut kepada orang lain.

Pada Sabtu (24/8/2019), Rasman baru menceritakan temuan tersebut kepada Saren (55), yang rumahnya berada di belakang kebun.

Kerangka ditemukan terpendam di kebun, tepatnya pada sebuah lubang bekas kubangan lumpur dengan lebar kurang lebih 1 meter, panjang 1 meter, dan kedalaman hanya sekitar 50 sentimeter.

Setelah dilakukan penggalian, polisi menemukan empat tengkorak manusia beserta tulang-belulang dengan jumlah cukup banyak.

Korban diduga satu keluarga

Keempat kerangka tersebut diduga merupakan kakak beradik anak dari Misem, yaitu Ratno, Yono (50), Heri (40) serta seorang perempuan bernama Pipin, anak dari Ratno.

Dugaan tersebut muncul karena selama ini keempat orang tersebut dilaporkan "menghilang".

Berdasarkan informasi yang diterima warga dari keluarga, keempat orang tersebut merantau ke luar kota, namun tidak pernah kembali hingga saat ini.

Keluarga Misem selama ini dikenal tertutup dan jarang bersosialisasi dengan tetangga di sekitarnya, sehingga warga tidak tahu persis kesehariannya.

Keluarga tersebut telah tinggal di desa selama kurang lebih 20 tahun.

 Reaksi Keluarga Bani Mulia Menikahi Lulu Tobing Mantan Mantu Cendana, Dua Foto Jadi Bukti

 Sebelum Resepsi, Terekam Aksi Mesra Roger Danuarta & Cut Meyriska di Depan Lift, Lendot-lendot Manja

 Begitu Cuek, 5 Zodiak ini Sulit Berperilaku Romantis Kepada Pasangan, Capricorn Paling Buruk!

 Usai Akad, Cut Meyriska & Roger Danuarta Tak Bisa Menahan Senyum Saat Dengarkan Nasihat Pernikahan

Polisi belum ungkap identitas korban

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, belum dapat memastikan identitas keempat kerangka tubuh tersebut.

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter forensik.

"Belum bisa dipastikan itu tengkorak siapa, sedang dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik. Sesuai keterangan saksi-saksi memang empat orang itu 'menghilang'," kata Bambang, melalui pesan singkat.

Polisi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Sebelumnya, warga Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah digegerkan penemuan empat tengkorak manusia.

Keempat tempurung kepala tersebut ditemukan tepat di belakang rumah Misem, warga Grumbul Karanggandul, RT 7 RW 3, Pasinggangan.

Penemuan itu terjadi saat warga setempat bernama Rasman (63) sedang membersihkan kebun di belakang rumah Misem, Kamis (22/8/2019) sekira pukul 11.00 WIB. 

Saat membersihkan kebun, pacul yang dipergunakan oleh Rasman tiba-tiba terpental membentur sesuatu benda keras.

Rasman kemudian berpindah tempat, mencangkul pada bagian tanah yang lain.

Ketika mencoba mencangkul lagi, dia dikejutkan penemuan tulang yang diduga tengkorak manusia.

Karena masih ragu dan belum yakin telah menemukan tengkorak manusia, Rasman baru bercerita kepada keluarganya pada Sabtu (24/8/2019) pukul 06.30 WIB.

Pukul 18.30, dia memutuskan melapor kepada kepala dusun setempat.

Kadus kemudian melaporkannya kepada Babhinkantibmas Desa Pasinggangan.

Tim unit identifikasi Polres Banyumas segera mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Warga setempat, Marhadi (34) warga RT 7 RW  yang berumah tidak jauh dari TKP mengatakan kejadian penemuan tengkorak manusia itu membuat kaget warga sekitar.

Tukang Las Asal Mojokerto Divonis Kebiri Kimia karena Setubuhi 9 Anak, Baru Pertama di Indonesia

Niat Puasa Asyura Lengkap Latin & Terjemahan Jelang Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H

Nasib 5 Anggota TNI Kepung Asrama Mahasiswa Papua di Jatim, Diskors & Diseret ke Pengadilan Militer

4 Zodiak yang Paling Tertutup & Butuh Waktu Menerima Kehadiran Orang Lain, Pisces Takut Dihakimi

"Kami tidak menyangka ada penemuan tengkorak manusia di sana.

Cuman setahu saya, Pak Rasman memang diminta membersihkan rumput di kebun belakang rumah itu," ujar Marhadi kepada Tribunjateng, Minggu (25/8/2019).

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan, tunggu ya," ujar AKBP Bambang Yudhantara.

Setelah penemuan menghebohkan tersebut terungkap, warga langsung memadati lokasi yang sudah diberi garis polisi.

Saat ini tim unit Reskrim Polres Banyumas tengah melakukan penyelidikan. (TribunMataram.com/ Salma Fenty)

Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved