Bagaimana Hukum Puasa Asyura Besok Selasa 10 September 2019 Meski Tak Puasa Tasua Hari Ini?

Bolehkah Puasa Asyura Besok Selasa 10 September 2019 meski tak Puasa Tasua hari ini Senin 9 September 2019, bagaimana hukumnya?

Instagram/ybmuiksbu
Keutamaan Puasa sunah Tasua dan Asyura 

TRIBUNMATARAM.COM - Bolehkah Puasa Asyura Besok Selasa 10 September 2019 meski tak Puasa Tasua hari ini Senin 9 September 2019, bagaimana hukumnya?

Puasa Asyura dilaksanakan besok Selasa 10 September 2019 atau bertepatan dengan 10 Muharram 1441 H, simak penjelasan lengkap dengan Niat Puasa Asyura.

Jangan lupa menunaikan Puasa Asyura besok Selasa 10 September 2019, bolehkan dilakukan jika tidak menunaikan Puasa Tasua sehari sebelumnya?

Umat Islam di seluruh dunia memperingati datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah Minggu 1 Septemebr 2019 silam.

Setiap Tahun Baru Islam tiba, ada dua puasa yang disunahkan untuk ditunaikan yakni Puasa Asyura dan Puasa Tasua.

Bulan Muharram menjadi salah satu bulan suci bagi umat Islam, selain bulan Ramadhan.

Produser Hotman Paris Show Sebut Sakit Hati Elza Syarief ke Nikita Mirzani Tak Sesuai Fakta Lokasi

Ramai PB Djarum Hentikan Audisi Beasiswa Bulu Tangkis, Kak Seto Beri Pembelaan untuk KPAI

ZODIAK HARI INI Ramalan Zodiak Senin 9 September 2019 Aries Raih Sukses, Virgo Muak, Libra Kecewa!

Pakai Dress Ketat, Perut Buncit Syahrini Makin Nampak, Istri Reino Barack Eks Luna Maya Benar Hamil?

Keistimewaan tanggal 1 Muharram adalah berkaitan dengan peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah.

Rasulullah SAW menyebut bulan Muharram menjadi bulan yang istimewa untuk memperbanyak amalan ibadah, salah satunya dengan menunaikan puasa Asyura dan puasa Tasua.

Tapi bolehkan menunaikan Puasa Asyura tanpa Puasa Tasua sebelumnya?

Dikutip TribunMataram.com dari islami.co yang ditulis oleh M. Alvin Nur Choironi berikut ulasan tentang sunah Puasa Asyura 10 Muharram 1441 H bertepatan pada Selasa 10 September 2019.

Di hadis pertama, sama sekali tidak ada nash sharih (ketentuan secara jelas) keharusan untuk melakukan puasa dua hari, baik Asyura dengan hari sebelumnya, maupun Asyura dengan hari setelahnya.

Karena tidak ada ketetapan yang jelas tersebut para ulama berbeda pendapat. Imam an-Nawawi dalam Syarh Sahih Muslim menjelaskan bahwa para ulama berbeda pendapat terkait hal ini.

Pertama, Imam as-Syafii dan para pengikutnya menjelaskan bahwa pernyataan Nabi ingin menambah hari puasa Muharram adalah upaya menyempurnakan kebaikan puasa di bulan Muharram, walaupun ada kesan ingin berbeda dengan kaum Yahudi.

Menurut Imam as-Syafii, ada hadis lain yang menjelaskan keutamaan puasa di bulan Muharram, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim dari jalur Abu Hurairah, yaitu:

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved