Banyak Spanduk Nyeleneh, Pengamat Komunikasi Politik Minta Jangan Remehkan Cara Milenial Protes

Para mahasiswa yang turun ke jalan menolak Undang-Undang KPK dan RUU KUHP tampak menyampaikan aspirasi dengan cara yang sangat kekinian.

Editor: Asytari Fauziah
TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS
Berbagai tulisan lucu dibawa oleh mahasiswa ketika long march dari depan Kemenpora untuk akhirnya berhenti di depan Gedung DPR-MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). Massa melakukan aksi penolakan RKUHP dan RUU KPK yang sedang mengundang kontroversi di masyarakat. 

TRIBUNMATARAM.COM Tak hanya teknologi, ternyata demonstrasi juga mengikuti perkembangan zaman.

Para mahasiswa yang turun ke jalan menolak Undang-Undang KPK dan RUU KUHP tampak menyampaikan aspirasi dengan cara yang sangat kekinian.

Tulisan-tulisan yang mereka sampaikan disesuakan dengan permasalahan kaum milenial saat ini namun tetap mengena apa yang mereka tuntut.

Beberapa foto aspirasi kekinian tersebut tampak diunggah ulang oleh beberapa akun instagram salah satunya @jktinfo.

Tak Hanya Mahasiswa Demo, Siswa STM Juga Datang Bergerombol Aksi Mereka Viral!

Di salah satu gambar terlihat seorang mahasiswi beralmamater dongker memegangi kertas yang berisi aspirasinya yang cukup menggelitik.

"Jangan matikan keadilan, matikan saja mantanku!!" isi tulisan yang dipegangi wanita tersebut.

Di gambar lain yang beredar di media sosial, terlihat pula seorang mahasiswa beralmamater kuning memegang kertas berwarna ping dengan tulisan yang cukup menggelitik

"Pak Presiden sahkan saja saya dengan Anya Geraldin jangan RUU nya," isi tulisan yang dipegang Mahasiswa teesebut.

Bahkan ada juga yang menghubungkan dengan salah satu serial anime yang santer menjadi favorit berbagai kalangan saat ini.

"One piece belum tamat masak KPK mau tamat," tulis dia.

Belum Cabut UU KPK, DPR dan Pemerintah Sebut Penuhi Tuntutan Mahasiswa

Tak berhenti di situ, media sosial juga dijadikan sebuah media tempat warga mengeluhkan aspirasi-aspirasi mereka.

Bahkan beberapa tagar mengenai aksi demonstrasi yang menyatakan tidak setuju mereka terhadap Undang-Undang KPK dan RKUHP menjadi trending di Twitter.

Salah satu cuitan warga yang menjadi sorotan adalah milik akun @msofyan yang ditujukan kepada para K-Popers.

Demo Mahasiswa di Senayan Bawa Rejeki, Pedagang Raup Omzet Rp 4 Juta, Maunya Sih Demo Tiap Hari

"RUU KUHP mengancam K-Popers dengan perempuan yang pulang jam 10 malam padahal konser K-Pop selesai jam > 8 malam?

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved