Babak Baru Kasus Zaenal yang Meninggal di Tangan Polisi, LPSK Investigasi Hukum yang Berjalan

Kedatangan LPSK ke Mataram tengah melakukan pengkajian investigasi atas proses hukum yang sedang berjalan.

Babak Baru Kasus Zaenal yang Meninggal di Tangan Polisi, LPSK Investigasi Hukum yang Berjalan
KOMPAS.com/FITRI R
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Patuh Karya berdemo ke Mapolda NTB, mereka mendesak agar kasus kematian Zainal Abidin, warga Pok Motong, Lombok Timur yang meninggal usai ditilang, diusut tuntas. 

TRIBUNMATARAM.COM Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) datang ke Mataram dalam hal penuhi surat dari Biro Konsultasi Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Mataram untuk meminta perlindungan saksi atas kasus meninggalnya Zaenal Abidin yang diduga dianiaya oleh oknum Polres Lombok Timur.

"Kami tim LPSK datang ke Mataram dalam hal menindaklanjuti surat yang telah dilayangkan BKBH Unram  atas dugaan tindak pidana penyiksaan yang mengakibatkan seorang meninggal dunia," ungkap Mardiansyah selaku Tenaga Ahli LPSK dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (2/10/2019)

Kedatangan LPSK ke Mataram tengah melakukan pengkajian investigasi atas proses hukum yang sedang berjalan.

"Bentuk kedatangan kami ini juga yaitu melakukan penelaahan dan investigasi terhadap proses hukum yang sedang berjalan," ungkap Mardiansyah.

Demo Ribuan Mahasiswa di Mataram Berakhir Ricuh, 26 Orang Pakai Almamater Unram Ditangkap Polisi

Mardiansyah menyebutkan, bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Polda NTB untuk membuka kasus ini secara profesional.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Polda NTB terkait proses penanganan kasus ini," sambung Mardiansyah.

Selain berkoordinasi dengan Polda, tim LPSK juga bertemu dengan Ikhsan yang sebagai saksi mahkota dalam kasus ini.

"Kami juga bertemu dengan Ikhsan tadi, selaku saksi mahkota dalam kasus ini," kata Mardiansyah.

Mardiansyah menyebutkan, hasil keterangan yang diperoleh dengan kedatangannya di Mataram, akan di bawa ke pusat, apakah permohonan untuk melakukan perlindungan diterima atau tidak.

"Hasil penelaahan investigasi ini, kami akan bawa ke pusat untuk dipertimbangkan, apakah permohonannya diterima atau tidak," jelas Mardiansyah. (Kompas.com/Kontributor Lombok Tengah, Idham Khalid/Aprillia Ika)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "LPSK Lakukan Kajian Meninggalnya Zaenal di Tangan Oknum Polisi"

Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan (TribunWow)
Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved