Breaking News:

Polisi Bongkar Rencana Bom Bunuh Diri di Solo & Yogya, Tak Ada Hubungan dengan Pelantikan Jokowi

Polisi temukan bukti akan adanya aksi bom bunuh diri yang direncanakan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Solo dan Yogyakarta.

KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI
Penggeledahan satu rumah lain terkait penangkapan terduga teroris di Cilincing, Senin (23/9/2019). 

Demikian juga di Solo, sudah disiapkan suicide bomber-nya juga dengan sasaran yang sama," papar Dedi. 

Namun demikian, Dedi menegaskan rangkain rencana upaya aksi tersebut tidak ada hubunganya dengan pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober 2019.

Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) Polri menangkap 22 terduga teroris, pascapenusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

Semua yang ditangkap polisi diduga terkait kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Puluhan orang itu juga diduga telah berbaiat kepada pemimpin organisasi teroris ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi.

Kronologi Densus 88 Lakukan Penggrebekan Rumah Terduga Teroris, Penggeledahan Sampai 3 Jam

Dua orang dari total 22 terduga teroris merupakan pelaku penusukan Wiranto di Banten, yaitu SA alias AR dan FA.

Penangkapan dilakukan sejak kejadian penusukan Wiranto pada 10 Oktober 2019 hingga hari ini di sejumlah daerah.

Catatan redaksi:

Berita ini telah mengalami perubahan pada bagian isi dan judul. (Kompas.com/ Christoforus Ristianto)

Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2019/10/15/14000241/polri-ungkap-rencana-bom-bunuh-diri-di-solo-dan-yogyakarta?page=all#page2

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved