Breaking News:

2 Minggu Sebelum Tewas Kecelakaan di Sirkuit Sepang, Afridza Munandar Curahkan Kegelisahan, Firasat?

Dua minggu sebelum meninggal dunia karena kecelakaan di Sirkuit Sepang, Malaysia, Afridza Munandar (20) mencurahkan kegelisahannya.

Kolase Tribun Jabar (Instagram/@afridzasyach)
Afridza Munandar Tewas Saat Balapan di Sepang 

Afridza Munandar yang mengalami tubrukan, terjatuh dari kuda besinya dan terseret cukup jauh.

Sontak saja hal itu membuat banyak orang panik dan khawatir akan kondisinya.

Pihak medis pun diturunkan untuk memberikan pertolongan pertama kepada Afridza Munandar.

Viral Pengantin Wanita Pingsan saat Resepsi, Meninggal Seminggu Kemudian, Suami Histeris

Afridza Munandar bahkan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kuala Lumpur dengan bantuan helikopter.

Namun takdir Tuhan mengatakan hal lain, pembalap asal Bogor itu menghembuskan napas terakhirnya meski pihak rumah sakit telah melakukan yang terbaik.

Kabar meninggalnya salah satu pebalap muda terbaik yang dimiliki Indonesia itu pun langsung menjadi trending topic di Twitter.

Banyak netizen menuliskan kabar duka dan belasungkawa untuk sang putra bangsa.

Tak cuma netizen Indonesia, bahkan pebalap kelas dunia seperti Marc Marques, Fabio Quartararo, dan Andea Lannone turut berbelasungkawa untuk Afridza Munandar.

Kematian Afridza Munandar tak hanya menjadi duka mendalam bagi dunia balap Indonesia, tetapi juga pihak keluarga.

Sang ibu, Ersa Maya Sriwenda (44) yang menyaksikan langsung detik-detik kematian anaknya dari layar kaca pun hanya bisa menangis histeris.

Sejak Minggu sore (3/11/2019) Ersa masih dalam kondisi yang berduka dan syok atas kejadian nahas yang menimpa putranya.

Mengutip Kompas.com, Senin (4/11/2019) kini jenazah Afridza Munandar telah dikirimkan oleh pihak KBRI Kuala Lumpur ke Indonesia pada Minggu (3/11/2019).

Kami sudah melihat jenazah bersama rekan almarhum. Menurut kepolisian Malaysia besok pagi pukul 08.30 akan dilaksanakan post mortem terhadap jenazah setelah itu dikirim ke Indonesia untuk dimakamkan.

Saya sudah menyampaikan prosedurnya dan informasi kasket-kasket (peti jenazah) untuk pengiriman jenazah," kata Kepala Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur, Yusron B Ambary. (TribunMataram.com/ Salma Fenty)

Penulis: Salma Fenty
Editor: Delta Lidina
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved