Breaking News:

Berita Terpopuler

POPULER Modus Supir Taksi Online Setubuhi Penumpang, Ancam Sebar Video Rekaman, Korbannya 14 Orang!

Rupanya, ada total 14 wanita penumpang AS yang telah diajaknya berhubungan badan, lalu aksi tersebut direkam diam-diam untuk memeras korban.

Editor: Asytari Fauziah
TribunMataram Kolase/ (KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARI)
Seorang sopir taksi online berinisial AS (34) memeras pelanggannya dengan rekaman video seks antara dirinya dengan korban. 

Salah seorang terduga pelaku pria, diperiksa di rumah karena tengah dalam keadaan sakit.

Video adegan porno yang mempertontonkan hubungan seksual antara seorang wanita dan tiga orang pria marak beredar di kalangan warga Garut, Rabu (14/8/2019).

Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, mengatakan, video yang jadi perbincangan warga Garut tersebut dibuat di Garut, dengan pemerannya juga warga Garut.

 Pernikahan Roger Danuarta dan Cut Meyriska Digelar di Rumah Keluarga, Kenapa Tak di Gedung Mewah?

 Lagu Terima Kasih-nya Viral dan Ramai Dibicarakan, Barbie Kumalasari Bakal Gelar Konser

 ZODIAK KESEHATAN Ramalan Zodiak Kesehatan Besok Kamis 15 Agustus 2019 Virgo Lemas, Leo Diet Nih!

 ZODIAK CINTA Ramalan Zodiak Cinta Besok Kamis 15 Agustus 2019 Capricorn Percaya Diri, Leo Khawatir!

Dua orang yang diduga pelaku sudah diamankan aparat Polres Garut.

Ilustrasi pencabulan oleh guru
Ilustrasi pencabulan oleh guru (KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO)
“Sudah diamankan setelah videonya viral,” kata Maradona, kepada wartawan, di Mapolres Garut, Rabu.

Meski telah mengamankan dua orang diduga pelaku, Maradona mengaku belum bisa berbicara banyak soal kasus tersebut.

Polisi masih perlu melakukan pendalaman dengan memeriksa dua orang yang sudah diamankan.

“Nanti setelah gelar perkara biar lebih jelas, agar faktanya berdasarkan hasil pemeriksaan dan bisa lebih detail kasusnya,” ujar dia.

Soal status dua orang yang diamankan, lanjut Maradona, juga baru akan ditentukan setelah dilakukan gelar perkara.

Bergerak cepat

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengungkapkan, pihaknya mendeteksi adanya video asusila tersebut di media sosial Twitter pada Selasa (13/8/2019) pukul 15.00 WIB.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved