Wajah Pelaku Penyiraman Novel Baswedan Terungkap, Apa Bedanya dengan Sketsa 2,5 Tahun Lalu?

Beda wajah pelaku penyiraman air keras Novel Baswedan dengan sketsa wajah pelaku yang disebar 2,5 tahun lalu.

TribunMataram Kolase/ Tribunnews.com
sketsa wajah pelaku penyiraman novel baswedan 

Wajah kedua pelaku pun telah diungkap ke hadapan publik.

Hal itu terlihat saat kedua pelaku berada di Bareskrim Mabes Polri untuk dilakukan penyelidikan.

Pelaku Penyiraman Air Keras Novel Baswedan Teriak Soal Hal Ini, Istri Novel Ungkap Kekhawatirannya

Dua pelaku penyerang Novel Baswedan berinisial RB dan RM.

Tak ayal, wajah kedua pelaku membuat publik membandingkan dengan sketsa yang sempat dirilis kepolisian.

RB dan RM dikeluarkan dari ruang pemeriksaan Polda Metro Jaya sekitar pukul 14.26 WIB.

Dua pelaku penyerang Novel Baswedan RB dan RM, (kanan) sketsa pelaku yang pernah dirilis polisi.
Dua pelaku penyerang Novel Baswedan RB dan RM, (kanan) sketsa pelaku yang pernah dirilis polisi. (Kolase Kompas.com dan Antara)

RB dan RM tampak mengenakan baju tahan warna orange dengan tangan yang diikat.

Kemudian kedua pelaku digiring oleh Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto menuju mobil.

Kedua pelaku tampak berambut pendek.

Satu pelaku bertubuh sedikit gempal.

Ditanya Wajah Pelaku Penyiraman Novel Baswedan Menyerupai Sketsa 2,5 Tahun Lalu, Ini Jawaban Polri

Sementara satu lagi bertubuh tinggi dan lebih kurus.

Mengejutkannya, ketika hendak digiring ke mobil polisi, salah satu pelaku berteriak dan mengatakan bahwa ia tak suka dengan Novel Baswedan.

"Tolong dicatat, saya enggak suka sama Novel karena dia penghianat," ucap pelaku RB, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2019).

Seusai mengucapkan kata-kata tersebut kedua pelaku langsung dinaikkan dan dibawa oleh mobil polisi.

Wajah kedua pelaku pun dibandingkan dengan sketsa yang pernah dirilis beberapa waktu lalu.

Pada sketsa yang dirilis, ada dua wajah orang yang diduga pelaku penyiraman air keras Novel Baswedan pada 24 November 2017.

Dikutip dari Kompas.com, sketsa tersebut merupakan hasil kerja dari tim Australian Federal Police (AFP) dan Pusat Inafis Mabes Polri.

Halaman
1234
Sumber: TribunNewsmaker
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved