Breaking News:

Viral Hari Ini

Viral Restoran Larang Driver Ojol Masuk, Ini Kata Manajemen, Salah Paham hingga Takut Ganggu Tamu

Sebuah restoran bernama Kalture Progressive Cafe & Resto di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan dikecam karena peraturannya melarang driver ojol masuk.

TribunMataram Kolase/ (KOMPAS.COM/WALDA MARISON
Restoran Kalture Progressive Cafe & Resto di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2019) 

4. Kronologi viralnya larangan ojol masuk restoran

Aang mengatakan, manajamen menempelkan kertas peraturan di depan pintu pada Rabu (8/1/2020).

Keesokan harinya, tepatnya pada siang hari, petugas reservasi yang ada di depan melihat seorang ojek online perempuan datang ke restoran untuk mengambil pesanan.

Namun, sebelum masuk ke dalam restoran, dia sempat terdiam di depan pintu sambil membaca peraturan tersebut.

Sontak dia pun tidak jadi masuk ke dalam restoran dan menunggu di luar.

"Ketika dibukakan pintu dan dipersilakan masuk, ibu (ojol) itu tidak mau masuk. Malah mundur dan mengambil gambar (peraturan yang ada di pintu)," kata Aang.

"Kemudian satpam yang lain datang untuk mempersilakan masuk juga tapi tetap ibu itu seperti sedang chatting atau apa," lanjut dia.

Setelah itu, ojol tersebut pun mengambil pesananya dan pergi.

Tidak lama berselang, foto tersebut viral di media sosial, pihak manajemen pun mencopot peraturan tersebut.

Padahal, peraturan tersebut bukan melarang ojek online masuk ke restoran, melainkan melarang untuk tidak masuk ke ruang utama tempat pengunjung makan.

POPULER Viral Kakek di Tangerang Menikah 94 Kali Sejak Usia 15 Tahun, Istri Terakhir Diceraikan

5. Pihak restoran menyayangkan sikap pengendara ojol

Aang menyayangkan sikap pengendara ojol yang tidak bertanya kepada pihak manajamen terkait peraturan tersebut.

Dia menilai pengendara ojol hanya mengambil pengertian sepihak terkait peraturan tersebut.

“Yang saya sayangkan ibu itu seharusnya apabila mendapat kejanggalan di suatu tempat, beliau seharusnya menghubungi organisasinya atau manajemennya untuk klarifikasi untuk peneguran bila perlu peneguran ke pihak kami,” ujar Aang.

Namun nasi telah menjad bubur. Peraturan tersebut sudah terlanjur viral di media sosial.

Tugasnya saat ini hanya berusaha meluruskan kepada masyarakat terkait maksud dari peraturan tersebut.

6. Manajemen restoran minta maaf

Aang selaku manajemen memastikan tidak ada larangan untuk para ojol masuk ke dalam restoran.

Namun karena peraturan tersebut sudah sempat viral dan meresahkan masyarakat, pihaknya tetap menyampaikan permintaan maaf.

Pihaknya tetap menyampaikan permintaan maaf kepada para pihak terutama para ojek online yang tersinggung atas pemberitahuan tersebut.

"Jadi kami minta maaf atas kejadian ini dan intinya dari semua ini adalah kesalahpahaman dari sebuah kalimat yang kurang tertata rapi," kata dia.

Ke depan, pihaknya akan mengganti pemberitahuan tersebut dengan kalimat yang lebih baik. (Kompas.com/ Walda Marison)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta di Balik Viralnya Larangan Ojol Masuk Restoran di Cilandak", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/01/11/12172171/fakta-di-balik-viralnya-larangan-ojol-masuk-restoran-di-cilandak?page=all#page2.

Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved