Breaking News:

CPNS 2019

6 Peristiwa Unik di SKD CPNS 2019, Ibu Melahirkan saat Tes hingga Joki Ketahuan Lari Kocar-kacir

Hati Fransiska pun luluh dan hanya bisa memeluk erat suaminya sembari berlinang air mata.

(KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA )
Yesti Yulianti (26) peserta tes CPNS Pemkab Pesawaran ketika mengalami kontraksi saat mengikuti tes di kampus Itera Lampung, Selasa (4/2/2020). (Foto: istimewa) 

TRIBUNMATARAM.COM - Enam peristiwa unik yang terjadi selama tes SKD CPNS 2019, ibu hamil tua melahirkan saat tes hingga joki ketahuan lari kocar-kacir.

Seleksi Kompetensi Dasar / SKD CPNS 2019 sudah mulai dilaksanakan di berbagai daerah.

Berbagai peristiwa unik pun mewarnai seleksi CPNS 2019 di berbagai kota dan provinsi, berikut rangkumannya.

Fransiska Dalima, perempuan asal Manggarai, Nusa Tenggara Barat, tak kuasa menahan tangis setelah tahu suaminya, Heribertus Martinus Moskati, meraih nilai tertinggi dalam tes seleksi CPNS.

Seperti diketahui, Heribertus meraih angka 436 pada sesi ketiga tes CPNS di Kabupaten Manggarai tersebut. 

Detik-detik Peserta SKD CPNS 2019 Melahirkan saat Tes, Dikira Kontraksi Palsu, Ketuban Sudah Pecah

Hati Fransiska pun luluh dan hanya bisa memeluk erat suaminya sembari berlinang air mata. 

Sementara itu, panitia tes CPNS di Tasikmalaya terpaksa menggeledah barang-barang milik peserta sebelum masuk ke ruang ujian.

Pihak panitia ingin memastikan tidak ada barang terlerang yang dibawa peserta, termasuk jimat.

Selain itu, seorang peserta tes CPNS di Lampung terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena hendak melahirkan saat akan mengikuti ujian. 

Berikut ini kisah unik sejumlah peserta tes CPNS:

Catat Ini Tanggal Pelaksanaan Tes SKD CPNS, Hari Pertama di Tanggal 27 Januari 2020

1. Tangis istri untuk Heribertus Martinus

Foto : Heribertus Martinus Moskati pose bersama isterinya, Fransiska Dalima di halaman kantor Bupati Manggarai Timur, Selasa (4/2/2020).
Foto : Heribertus Martinus Moskati pose bersama isterinya, Fransiska Dalima di halaman kantor Bupati Manggarai Timur, Selasa (4/2/2020).(KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS)

Setelah sesi ketiga seleksi kompetensi dasar pada Selasa (4/2/2020), Fransiska terkejut suaminya mendapat nilai 436.

Nilai tersebut merupakan nilai tertinggi sementara dari seluruh peserta yang mencapai passing grade atau ambang batas kelulusan.

Fransiska pun langsung menghampiri suaminya dan memeluk erat. Air matanya pun tak terbendung setelah mengetahui suaminya lulus pada ujian seleksi kompetisi dasar CPNS di Kabupaten Manggarai Timur.

Sudah Lolos Tahap Administrasi, Kapan Peserta CPNS 2019 Bisa Cetak Kartu Peserta Ujian SKD?

"Siapapun ya, pasti merasa bangga dan bahagia ketika melihat suaminya mendapatkan nilai yang sangat memuaskan. Ternyata usaha kami selama ini tidak sia-sia. Hari ini kami benar memahami arti dari sebuah ketekunan dan perjuangan," kata Fransiska.

2. Selesaikan soal tes dalam waktu 37 menit

Peserta CPNS, Sumalian Arieyanto, mengerjakan soal hanya 37 menit dan lulus passing grade, Selasa (4/2/2020).
Peserta CPNS, Sumalian Arieyanto, mengerjakan soal hanya 37 menit dan lulus passing grade, Selasa (4/2/2020). ()

Salah satu peserta tes CPNS Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan, bernama Sumalian Arieyanto, menjadi buah bibir.

Pasalnya, Sumalian menyelesaikan 100 soal tes seleksi kemampuan dasar (SKD) dalam waktu kurang lebih 37 menit.

Namun, berdasarkan hasil tes, Sumalian dinyatakan lolos passing grade yang telah ditentukan.

"Dia terburu-buru. Namun dia lulus passing grade," kata Kasubag Humas Kemenkumham Kalimantan Selatan, Eko Sulis, Selasa (4/2/2020).

3. Joki CPNS lari kocar-kacir

Pelaksanaan seleksi CPNS di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Pelaksanaan seleksi CPNS di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. ()

Panitia tes CPNS di Kabupaten Gowa memergoki seseorang yang diduga joki.

Hal tersebut terjadi pada sesi keempat seleksi CPNS Gowa, di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Selasa (4/2/2020) lalu.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa, Muh Basir, panitia mencurigai terhadap oknum tersebut saat joki dilakukan pemeriksaan barcode di kartu tes.

"Karena mencurigakan sempat dibuntuti oleh panitia. Namun peserta ini kabur. Sepertinya sudah ada temannya yang siap menjemput di parkiran," kata Basir.

4. Geledah jimat dan barang terlarang

Salah seorang peserta tes CPNS tengah diperiksa oleh petugas sebelum masuk ke ruang ujian di Gedung Serbaguna Pemkot Tasikmalaya, Selasa (4/2/2020).
Salah seorang peserta tes CPNS tengah diperiksa oleh petugas sebelum masuk ke ruang ujian di Gedung Serbaguna Pemkot Tasikmalaya, Selasa (4/2/2020).(KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA)

Tak mau kecolongan, panitia tes CPNS di Kota Tasikmalaya melakukan penggeledahan secara manual, selain menggunakan alat khusus termasuk metal detector.

Alasannya, pemeriksaan manual untuk mengantisipasi peserta yang membawa jimat ke dalam ruang ujian.

"Kalau alat pendeteksi khusus untuk jimat tidak ada. Kita hanya pakai pemeriksaan untuk manual, penggeledahan saja seperti ini. Sebetulnya bukan hanya jimat, peserta tak diperbolehkan bawa apa pun ke ruang ujian kecuali kartu peserta," jelas Kepala Kantor Regional III BKN Bandung, Imas Sukmariah, saat diwawancara wartawan, Selasa siang.

Saat itu, panitia menggeledah pakaian hingga celana milik peserta.

5. Sebanyak 30 ibu hamil ikut tes 

Para ibu hamil peserta tes CPNS di kampus Institut Teknologi Sumatra menunggu giliran tes di ruang tunggu khusus, Senin (3/2/2020). Panitia pelaksana menyediakan sejumlah fasilitas bagi ibu hamil yang menjadi peserta tes seperti lift dan ruang tunggu khusus.
Para ibu hamil peserta tes CPNS di kampus Institut Teknologi Sumatra menunggu giliran tes di ruang tunggu khusus, Senin (3/2/2020). Panitia pelaksana menyediakan sejumlah fasilitas bagi ibu hamil yang menjadi peserta tes seperti lift dan ruang tunggu khusus.(KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA)

Kurang lebih 30 ibu hamil mengikuti tes seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diadakan di Institut Teknologi Sumatera (Itera), Lampung, Senin (3/2/2020).

Puluhan ibu hamil yang mengikuti pelaksanaan tes CPNS hari kedua untuk daerah Kabupaten Pesawaran itu memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh panitia pelaksana dari kampus Itera.

Rafiko Zalni mengatakan, dia dan para ibu hamil lain merasa terbantu dengan adanya fasilitas yang disediakan panitia.

“Kami terbantu sekali, tetap nyaman mengikuti tes (seleksi CPNS) walaupun sedang hamil. Nggak perlu naik tangga juga, ada lift khusus,” kata Rafiko di lokasi, Senin (3/2/2020).

6. Melahirkan saat tes 

Para peserta seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil Kementerian Keuangan mengikuti ujian kompetensi dasar di Gedung Maria Convention Hall, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (18/10/2017).
Para peserta seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil Kementerian Keuangan mengikuti ujian kompetensi dasar di Gedung Maria Convention Hall, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (18/10/2017).(KOMPAS/RADITYA HELABUMI)

Salah satu peserta tes CPNS di Lampung, Yesti Yulianti (26), melahirkan saat hendak mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) di Kampus Intitut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung, Selasa (4/2/2020) pagi.

Seperti diketahui, Yesti tetap mengikuti tes seleksi CPNS untuk farmasi Ahli I Guru Bimbingan Konseling di Pemkab Pesawaran, meski sudah hamil tua.

“Alhamdulillah, (CPNS) masih ada tahun depan. Kalau melahirkan ini kan enggak bisa ditunda. Alhamdulillah dimudahkan persalinannya kemarin,” kata Yesti di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Puri Betik Hati, Bandar Lampung, Rabu (5/2/2020).

(Penulis: Kontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha | Editor: Farid Assifa, Teuku Muhammad Valdy Arief)

Sumber : https://regional.kompas.com/read/2020/02/06/11250031/cerita-seputar-tes-cpns-melahirkan-saat-tes-akan-dimulai-hingga-istri?page=all#page2

Seleksi CPNS 2018 di Kementerian PANRB
Seleksi CPNS 2018 di Kementerian PANRB (Dok. Kementerian PANRB)

Detik-detik Peserta SKD CPNS 2019 Melahirkan saat Tes

Peristiwa yang terbilng cukup unik adalah momen ibu melahirkan ketika tes hampir berlangsung.

Detik-detik peserta Seleksi Kompetensi Dasar / SKD CPNS 2019 melahirkan saat mengikuti tes.

Seorang peserta SKD CPNS 2019 bernama Yesti Yulianti mendadak viral setelah mengalami kontraksi dan melahirkan saat tengah mengikuti tes SKD, Selasa (4/2/2020).

Kronologi Yesti hendak melahirkan pun diceritakannya setelah proses persalinan berlangsung lancar.

Yesti Yulianti (26) merupakan seorang peserta CPNS 2019 yang mengikuti seleksi di Kampus Intitut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung, Selasa (4/2/2020) pagi.

Perempuan berjilbab ini mengikuti tes seleksi CPNS untuk farmasi Ahli I Guru Bimbingan Konseling di Pemkab Pesawaran meski sudah hamil tua.

 Rincian Lengkap Jadwal Pelaksanaan CPNS 2019, Tanggal Ujian SKD dan SKB Sudah Diumumkan

“Alhamdulillah, (CPNS) masih ada tahun depan. Kalau melahirkan ini kan enggak bisa ditunda.

Alhamdulillah dimudahkan persalinannya kemarin,” kata Yesti di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Puri Betik Hati, Bandar Lampung, Rabu (5/2/2020).

Dokter kandungannya mengatakan, hari perkiraan lahir (HPL) anak kedua Yesti itu sekitar akhir Februari.

Yesti Yulianti (26) peserta tes CPNS Pemkab Pesawaran ketika mengalami kontraksi saat mengikuti tes di kampus Itera Lampung, Selasa (4/2/2020). (Foto: istimewa)(KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA )
Yesti Yulianti (26) peserta tes CPNS Pemkab Pesawaran ketika mengalami kontraksi saat mengikuti tes di kampus Itera Lampung, Selasa (4/2/2020). (Foto: istimewa)(KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA ) ()

Yesti mengaku, malam hari sebelum kejadian dia sempat merasakan sakit dan sedikit kontraksi.

Namun, berkaca dari pengalaman kelahiran anak pertama, dia mengira itu hanya kontraksi palsu.

 Surat Lamaran CPNS untuk Bupati Ini Viral Berisi Curhatan Agar Diterima, Kasian Orangtuaku Pak

“Dulu waktu lahiran abangnya, juga kontraksi malam-malam. Tapi ternyata baru lahiran sekitar seminggu kemudian. Makanya saya pikir, (kehamilan) yang ini juga sama,” kata Yesti.

Sesi pertama tes seleksi CPNS hari kedua dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, dia dipersilakan masuk ruangan lebih dahulu karena dalam kondisi hamil.

Saat itu, selain Yesti, ada delapan perempuan peserta tes yang juga dalam keadaan hamil.

Namun, usia kehamilan Yesti paling tua dibanding peserta tes lainnya.

Baru saja duduk, rasa sakit di perutnya semakin menjadi.

 Viral Curhatan Wanita di Malang Nikah Cuma 12 Hari, Psikolog Ungkap Penyebab Suami Meninggalkan

Sementara, tes belum dimulai karena masih menunggu para peserta lain masuk ruangan.

“Masih menunggu yang lain masuk, tapi perut saya tambah sakit,” kata dia.

Yesti kemudian dibawa dengan mobil ambulans yang telah disiapkan Pemkab Pesawaran ke RSIA Puri Betik Hati.

Dalam perjalanan ke rumah sakit, bidan yang menemaninya mengatakan ketuban sudah pecah dan mengeluarkan darah.

Melihat kondisi seperti itu, perawat membawanya ke Unit Gawat Darurat RSIA PURI Betik Hati. 

Baru 15 menit di UGD, Yesti melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2,7 kilogram dan panjang 45 sentimeter. 

“Alhamdulillah, cepat dan mudah lahirannya,” kata Yesti. (Kompas.com/ Kontributor Lampung, Tri Purna Jaya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Peserta CPNS di Pesawaran Lampung Melahirkan Saat Ikuti Tes SKD"

Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved