Detik-detik 2 Bocah SD Gagalkan Penculikan Teman, Lempar Batu & Gigit Pelaku Terinspirasi YouTube

Beruntung, aksi penculikan itu berhasil digagalkan oleh keberanian dua bocah berusia 10 tahun yang melawan penculik itu dengan tangan kosong.

Detik-detik 2 Bocah SD Gagalkan Penculikan Teman, Lempar Batu & Gigit Pelaku Terinspirasi YouTube
(KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO)
DE (10), AD (10) dan RS (10), pelajar kelas IV SDN Jetis, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah didampingi gurunya saat ditemui di ruang guru SDN Jetis, Kamis (6/2/2020) 

Ujung-ujungnya tangan kuat pria itu pun melepaskan tubuh DE. DE pun berhasil keluar dari pintu mobil.

Ketiganya lantas terjatuh ke jalan bersamaan dengan kaburnya para penjahat itu.

"Saya langsung sadar kalau itu penculik seperti yang saya lihat di televisi dan di YouTube.

Makanya saya berkeras ingin menyelamatkan teman saya.

Saat itu kami langsung lapor ke warga dan pak guru," pungkas AD.

Sementara itu Kepala SDN Jetis, Anggarini Sri Sugati, mengatakan, ketiga siswanya tersebut dikenal rajin, berkepribadian baik dan pemberani.

DE merupakan siswa pindahan dari SD sebelah, sehingga sementara masih mengenakan seragam yang berbeda.

"Mungkin karena parasnya yang ganteng dan kulitnya yang putih, DE jadi sasaran penculik.

Mereka itu anak-anak baik dan jujur.

Syukur alhamdulilah, mereka lolos dari penculikan. Kami himbau kepada orangtua untuk mengawasi anak-anaknya," kata Anggarini.

Orangtua DE Pulang

Ibunda DE, Putri Purnamasari, mengatakan, selepas menerima kabar penculikan yang menimpa anak pertamanya itu, ia dan suaminya langsung bergegas pulang dari Jakarta ke kampung halaman di Desa Jetis, Kecamatan Karangrayung.

Selama ini suaminya bekerja sebagai mandor bangunan dan ia adalah guru lepas di Jakarta.

"Hubungan saya dan suami, harmonis dan baik-baik saja. Kami pun khawatir dengan anak kami, makanya kami langsung pulang.

Semalam sudah sampai sini.

Kami merantau ke Jakarta dan meninggalkan DE dengan kakek neneknya di kampung.

Alhamdulilah anak saya selamat," terang Putri.

Akibat insiden percobaan penculikan ini, Putri berencana memboyong putra semata wayangnya itu ke Jakarta dalam beberapa hari ini.

Ia pun tak mau kejadian itu berulang kembali hingga berujung menjadi penyesalan seumur hidupnya.

"Tadi kami sudah izin gurunya untuk memindahkan DE ke Jakarta.

Inshaallah dalam beberapa hari ini kami sudah membawa DE ke Jakarta," pungkasnya. Didalami

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Karangrayung, Ipda Abdul Kadir, mengatakan, kepolisian telah memintai keterangan ketiga pelajar SDN Jetis tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, diduga kuat upaya percobaan penculikan itu memang telah terjadi. 

Para penculik yang diduga berjumlah lima itu diduga menumpang minibus hitam sejenis Grandmax dengan pintu geser.

Menurutnya, aksi kriminalitas dengan upaya penculikan baru pertama kali ini terjadi di wilayah Karangrayung.

"Kami masih mendalami kasus percobaan penculikan itu.

Saat kejadian jalanan desa sepi karena mayoritas warga bertani di sawah.

Kami himbau kepada warga untuk berhati-hati dan selalu mendampingi anak-anaknya," jelasnya. (Kompas.com/ Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Keberanian Dua Siswa SD Selamatkan Teman yang Hampir Diculik, Lempar Batu hingga Gigit Penculik", https://regional.kompas.com/read/2020/02/06/19070311/keberanian-dua-siswa-sd-selamatkan-teman-yang-hampir-diculik-lempar-batu?page=all#page2.

Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved