Didakwa Hukuman Mati, Aulia Kesuma Ternyata Sempat Gunakan Jasa Dukun untuk Bunuh Suaminya

Dalam dakwaan, jaksa penuntut umum (JPU) Sigit Hendardi menceritakan awal mula terdakwa, Aulia Kesuma berniat membunuh suaminya.

Didakwa Hukuman Mati, Aulia Kesuma Ternyata Sempat Gunakan Jasa Dukun untuk Bunuh Suaminya
Surya.co.id/Istimewa
Aulia Kesuma, KV, dan Pupung Sadili, M Adi Pradana 

Selain Aulia Kesuma dan putranya, terdakwa lain adalah Karsini alias Tini bersama Rody Syahputra Jaya dan Supriyanto alias Alpat.

Lalu Kusmawanto dan Muhammad Nur Said alias Sugeng selaku eksekutor diproses dengan perkara terpisah. (Kompas.com/ Rindi Nuris Velarosdela/ Sandro Gatra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Aulia Kesuma Sempat Pakai Jasa Dua Dukun Santet agar Bunuh Suaminya"

Edi dan Dana Korban dibunuh Aulia Kesuma, KV, pembunuh bayaran S dan A, Karsini, Rodi, dan Supriyanto alias AP.
Edi dan Dana Korban dibunuh Aulia Kesuma, KV, pembunuh bayaran S dan A, Karsini, Rodi, dan Supriyanto alias AP. (Kolase Tribun Mataram/Surya.co.id/Istimewa/Kompas.com/Kompas.com/RINDI NURIS)

Aulia Kesuma Menangis Didakwa Hukuman Mati, Ngaku Ingat Suami, Keluarga : Air Mata Buaya, Pembunuh!

Aulia Kesuma, dalang pembunuhan dan pembakaran ayah dan anak di Sukabumi didakwa hukuman mati.

Masih kuat dalam ingatan kasus pembunuhan ayah dan anak di Sukabumi yang mayatnya terbakar di dalam mobil.

Dalang pembunuhan yang tak lain adalah istri dan ibu tiri korban akhirnya didakwa hukuman mati bersama dua tersangka lainnya.

Terdakwa pembunuhan berencana, Aulia Kesuma dan anaknya Geovanni Kelvin didakwa hukuman mati atas kasus pembunuhan.

Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin tidak mengajukan nota keberatan atau eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Sebelum Sewa Pembunuh Bayaran, Aulia Kesuma Bayar Dukun Rp 40juta untuk Santet Pupung Sadili & Dana

Ibu dan anak itu menerima dakwaan yang diajukan.

Sidang pembunuhan suami dan anak tersebut akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi pada Senin 17 Februari 2020.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Suharno.

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved