Nadiem Makarim Diminta Jelaskan Mekanisme Bayar SPP Pakai Go-Pay, Demi Hindari Konflik Kepentingan

Mendikbud Nadiem Makarim diminta angkat bicara mengenai mekanisme pembayaran SPP menggunakan Go-Pay dalam aplikasi Go-Jek.

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO dan Instagram @nadiemmakarimofficial
Beda gaji Nadiem Makarim di Mendibud VS CEO Gojek 

TRIBUNMATARAM.COM - Mendikbud Nadiem Makarim diminta angkat bicara mengenai mekanisme pembayaran SPP menggunakan Go-Pay dalam aplikasi Go-Jek.

Hal ini dilakukan agar terhindanya isu adanya konflik kepentingan karena Nadiem Makarim adalah mantan CEO Go-Jek.

Meski ditakutkan menimbulkan kontroversi, hingga kini penggunaan Go-Pay untuk membayar SPP mendapatkan banyak dukungan.

Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PDI-P Andreas Hugo Pariera meminta Mendikbud Nadiem Makarim menjelaskan soal penggunaan Go-Pay dalam aplikasi Go-Jek untuk membayar sumbangan pembinaan pendidikan ( SPP).

Menurut Andreas, Nadiem perlu menyampaikan penjelasannya demi menghindari isu konflik kepentingan mengingat Nadiem merupakan eks CEO Go-Jek dan memiliki saham dalam bisnis tersebut.

Sederet Nama Menteri yang Dianggap Layak Diganti, Mendikbud Nadiem Makarim hingga Edhy Prabowo

"Persoalannya, apakah ini tidak menjadi conflict of interest dari menteri yang notabene adalah pemegang saham dari bisnis online tersebut?

Beda gaji Nadiem Makarim di Mendibud VS CEO Gojek
Beda gaji Nadiem Makarim di Mendibud VS CEO Gojek (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO dan Instagram @nadiemmakarimofficial)

Saya kira pada aspek ini Mas Nadiem perlu menjelaskan kepada publik agar tidak menjadi isu dan polemik," kata Andreas kepada wartawan, Selasa (17/2/2020).

Kendati demikian, ia mendukung langkah Go-Jek yang membuka kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan itu.

Menurut Andreas, digitalisasi berbentuk bayar SPP pakai Go-Pay itu membuat lalu lintas transaksi lebih transparan dan akuntabel.

"Go-Pay atau jenis transaksi online yang lainnya hanyalah alat bantu untuk memudahkan lalu lintas transaksi agar lebih cepat, lebih mudah, transparan dan akuntabel. Tentu ini yang diharapkan terjadi," ujar dia.

Penyaluran Dana BOS Seret, Nadiem Makarim Prihatin Kepala Sekolah Gadaikan Motor sampai Berutang

Andreas mengatakan, ada dugaan bahwa selama ini terjadi kebocoran yang cukup besar di dalam arus pembayaran dan belanja di dunia pendidikan.

Penggunaan tekonologi digital itu pun diharapkan meminimalkan praktik kebocoran itu.

"Karena selama ini faktor kebocoran-kebocoran yang terjadi di dalam arus pembayaran dan belanja di dunia pendidikan diduga cukup besar," ucap dia. 

Tidak hanya untuk pembayaran SPP, Andreas berharap, transaksi digital serupa juga bisa digunakan untuk program pendidikan lainnya, misalnya dana BOS.

Jatuh Bangun Driver Ojol Pertama, Antar Makanan untuk Nadiem Makarim hingga Ditodong Senjata Tajam

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved