Penemuan Mayat di Lombok, 5 Jam Kemudian Pelaku Ditemukan, Ini Kata Wakapolres Mataram

Wakapolres Mataram AKBP Erwin Suwono mengatakan, pelaku ditangkap tak lama setelah mayat ditemukan.

Editor: Asytari Fauziah
Tribunnews.com
Ilustrasi jenazah 

Pada mayat sang suami, luka tusukan pisau ditemukan menghujam dada dekat dengan jantung.

Sementara, luka sayatan di leher ditemukan pada jenazah sang wanita.

Hasil autopsi pengantin baru yang ditemukan terbunuh di kamar kosnya di Manado telah keluar.

Polisi melakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Manado pada Minggu (12/01/2019) kemarin.

Kini jenazah Gung Akbar (26) dan Rosna Sartika Kandong (27) sudah dibawa ke kampung halamannya masing-masing.

Jenazah Gung Akbar dibawa ke warga Mamuju Utara, Sulawesi Barat sedangkan istrinya, Rosna Sartika Kandong (27), dibawa ke Girian Bawah, Kota Bitung.

Gung Akbar adalah seorang PNS sedangkan Rosna adalah manajer rumah makan.

Paustri tewas di kamar kos
Paustri tewas di kamar kos ()

Keduanya baru menikah 9 November silam.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan mengatakan hasil autopsi kedua korban meninggal karena luka tusukan.

“Korban perempuan mengalami luka tusukan di leher sebelah kanan sedangkan korban kaki-laki meninggal karena luka tusukan mengarah ke jantung," ungkapnya.

Dia mengungkapkan saat olah TKP, pisau dipegang Gung. Namun, pihaknya masih mendalami kejadian tersebut.

"Kami belum bisa memastikan (kebenaran) seperti apa. (kasus) masih sementara dialami, tapi diduga ada cekcok," katanya.

Hasil pemeriksaan CCTV tak ada hal mencurigakan yang ditemukan polisi.

Polisi belum menemukan orang lain masuk dalam kamar. "Kamar terkunci dari dalam. Analisa CCTV, tidak ada orang mencurigakan masuk dalam kos-kosan," katanya.

Pihaknya sudah memeriksa sejumlah orang termasuk dua saksi pertama menemukan jasad suami istri tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved