Breaking News:

Berita Terpopuler

POPULER Pria 47 Tahun Berhasil Sembuh, Beri Semangat: Virus Corona Bisa Dikalahkan, Saya Sangat Lega

Pria asal Korea Selatan berhasil sembuh dari virus corona, ia kini sudah semangat dan ungkap jika corona bisa dikalahkan, ini kisah lengkapnya.

Penulis: Asytari Fauziah | Editor: Asytari Fauziah
Kompas.com
Ilustrasi virus corona masuk ke Indonesia 

Ia termasuk di antara kasus pertama yang dikonfirmasi di Korea Selatan.

Hingga kini kasus virus corona di Korea Selatan sudah mencapai 5600.

90 persen di antaranya berada di Daego dan Gyeongsang Utara.

 2 Pasien Positif Corona Justru Tahu dari Jokowi, Pihak Rumah Sakit Jelaskan Alasannya

Kim mengetahui laporan virus corona lewat siaran televisi yang ada di ruang perawatannya.

Ia masih memiliki akses ke dunia luar dengan handphone dan televisi.

Saat melihat berita penyebaran virus di kotanya, pikiran Kim hanya tertuju kepada istri dan putrinya.

Kim teringat kedua mata mereka yang cemas menatapnya sedang membolak-balikkan tubuh di tempat tidurnya karena rasa sakit yang hebat.

Khawatir dengan kondisi keluarganya membuat Kim tak bisa tidur beberapa malam.

Padahal ia merasa sanagt lelah namun rasa sakit di sekujur tubuh sangat mengganggunya.

"Saya sangat lelah, tapi tak bisa tidur karena rasa sakit yang terasa di seluruh tubuh saya," jelas Kim.

Kim merasakan panas luar biasa di atas tempat tidurnya. Suhu tubuhnya melonjak di atas 100 derajat celcius.

Dokter di rumah sakit memberinya antibiotik, obat-obatan lain, dan cairan intravena.

Ilustrasi virus Corona menyerang Indonesia
Ilustrasi virus Corona menyerang Indonesia (Kompas.com)

Ia juga mendapat kiriman pakaian dan handuk cadangan dari rumah. Keluarga Kim juga mengiriminya kimchi goreng dan masakan rumah lainnya.

Empat hari dalam perawatan, tepatnya pada 21 Februari 2020, para dokter mengatakan bahwa paru-parunya telah kembali normal.

Gejela-gejala infeksi mulai hilang, demamnya mereda, dan kepalanya telah berhenti sakit.

Kendati demikian, kekhawatirannya tak kunjung lenyap.

Laporan berita di televisi mengalihkan perhatiannya ketika kasus kematian pertama akibat virus corona di Korea Selaran diumumkan.

Pertanyaan-pertanyaan lain kembali memenuhi pikirannya: Apakah virus itu akan melumpuhkan tubuhnya? Apakah ia menginfeksi keluarga dan pelanggan di restorannya?

Setelah dinyatakan positif beberapa hari sebelumnya, pemerintah provinsi telah melacak dan menerbitkan daftar tempat yang dikunjunginya selama empat hari sejak menunjukkan gejala.

Klinik yang dikunjungi oleh Kim dan restoran makanan lautnya termasuk di antara daftar itu. Keluarga dan pelanggan restorannya telah diuji.

Kim bersyukur ketika mengetahui tak ada keluarganya yang positif. Sejauh yang ia tahu, pelanggannya pun tak ada yang terinfeksi.

 Akhirnya Dinyatakan Sembuh

Akhirnya kesehatan Kim dinyatakan membaik.

Pria ini bisa berkeliling lingkungan dan mulai latihan ringan.

Saat dites kembali pada 24 Februari 2020 ia dinyatakan negatif.

Hari berikutnya hasil tes juga menunjukkan hasil negatif.

Pada 26 Februari 2020 ia akhirnya boleh kembali ke rumah setelah delapan hari dirawat di rumah sakit.

"Saya sangat lega. Sangat senang bisa dikelilingi kembali oleh keluarga saya," kata Kim.

 Pemerintah Dinilai Kurang Memberi Informasi Soal Virus Corona Jadi Penyebab Kepanikan Masyarakat

Kim kini memutuskan untuk mengisolasi dirinya sendiri.

Ia tinggal di kamarnya serta tidak makan bersama istri dan putrinya.

"Para dokter memberitahu saya bahwa saya bisa kembali ke kehidupan sehari-hari saya.

Tapi ketakutan akan infeksi ulang masih melekat dalam pikiran saya," papar Kim.

Ia pun merasa beruntung telah menerima perawatan yang tepat.

Tak lupa, Kim juga berpesan kepada pasien lain bahwa virus corona dapat dikalahkan.

" Virus corona dapat dikalahkan. Saya sekarang sudah sepenuhnya pulih dan melakukan push-up di pagi hari," tutupnya.

Meski virus tersebut telah menginfeksi 94 ribu pasien, ada lebih dari 50 persen pasien yang sembuh dan kembali menjalani aktivitas normal.

Kisah Kim hanya satu dari puluhan ribu lembaran kisah pasien virus corona yang telah sembuh.

(TribunMataram.com/Asytari Fauziah)

Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved