Breaking News:

Siswi SMP Bunuh Bocah

Sifat Siswi SMP yang Nekat Bunuh Bocah 5 Tahun Disebut Tak Bisa Berubah, Kak Seto: Jangan Dipenjara

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Kak Seto mengungkapkan permintaannya untuk kasus siswi SMP yang membunuh bocah 5 tahun dengan sadis.

Editor: Asytari Fauziah
(TribunJakarta.com/Dion Arya Bima Suci)
Wakil Kapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo memperlihatkan buku catatan milik NF (15), ABG perempuan yang membunuh APA (6), teman adiknya di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020). (Inset) Film Chucky dan Slender Man, film horor yang suka ditonton NF. 

"Kalau yang saya tanyakan langsung 'adakah yang kamu benci di rumah sekarang ini', antara orang tua bapaknya atau ibu tiri. Dia bilang tidak ada. Kepada adiknya tidak juga," terang Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, dilansir YouTube metrotvnews yang dikutip Tribunnews.

"Memang dia agak sedikit tidak suka kepada orang tua kandungnya, karena merasa ditinggal sama orang tua kandungnya," tambahnya.

Lebih lanjut, Heru menyebutkan NF mengaku memelihara kucing.

 

Meski begitu, kucing NF dibuang oleh ibu tiri lantaran rumah mereka terlalu sempit.

"Jadi interogasi kemarin memang ada kita tanya 'apakah kamu menyayangi binatang', ada salah satunya kucing."

"Sekarang dia bilang tidak ada karena dibuang sama ibu tirinya," jelas Heru.

"Rumahnya sangat kecil dan sempit, kadang-kadang ibunya tidak suka, terus dibuang," imbuh dia.

Selain itu, NF juga mengaku dirinya tak suka kodok.

Ia bahkan mengatakan pernah membunuh kodok, menusuk-nusuknya memakai garpu hingga mati.

"Kami nanya juga ada binatang yang kamu tidak sukai pertama diem, 'kamu suka kodok?', 'tidak'," ujar Heru menirukan jawaban NF.

"'Bagaimana kamu membunuh kodok?', 'dengan menggunakan garpu ditusuk-tusuk sampai mati'," lanjutnya.

4. Kebiasaan pelaku saat SD

Rumah pelaku penenggelaman perempuan usia lima tahun, di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu malam (7/3/2020).
Rumah pelaku penenggelaman perempuan usia lima tahun, di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu malam (7/3/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Masih mengutip Tribun Jakarta, seorang tetangga NF bernama Yanti, mengatakan sikap remaja berusia 15 tahun ini berubah drastis saat SMP.

Dulu, NF dikenal dekat dengan anak-anak.

Yanti mengungkapkan, NF kerap mengajak anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya untuk bermain di rumahnya saat ia masih duduk di bangku SD.

Namun, ketika masuk SMP, NF jarang terlihat bermain.

Ia pun menambahkan, NF sering mengurung diri di kamarnya yang berada di lantai dua.

“Dia tidak main. Dulu lagi SD pernah main, mengajak anak-anak ke atas,” terang Yanti.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Nuryanti, Tribun Jakarta/Kurniawati Hasjanah, KompasTV/Tito Dirhantoro)

Sebagian artikel ini sudah tayang di Tribunnews.com dengan judul Update Kasus Siswi SMP Bunuh Bocah: Permintaan Kak Seto hingga Kebiasaan Pelaku saat SD

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved