Virus Corona

Skenario Terburuk Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2020 untuk Cegah Penyebaran Corona

Skenario terburuk pemerintah larang mudik lebaran 2020 untuk menanggulangi wabah corona.

Skenario Terburuk Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2020 untuk Cegah Penyebaran Corona
Tribunsolo.com/Mardon Widiyanto
Kondisi arus lalu lintas di Jalan Slamet Riyadi tampak sepi setelah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) Virus Corono, Minggu (15/3/2020). 

TRIBUNMATARAM.COM - Skenario terburuk pemerintah larang mudik lebaran 2020 untuk menanggulangi wabah corona.

Mewabahnya virus corona di Indonesia menjelang bulan Ramadhan membuat pemerintah harus putar otak mempersiapkan kemungkinan terburuk.

Lamanya wabah corona yang tidak bisa diprediksi memunculkan wacana batalnya mudik lebaran 2020.

Pemerintah membahas sejumlah sejumlah langkah penanggulangan wabah virus corona atau Covid-19.

Kini Diisolasi, Andrea Dian Ungkap Fakta Dirinya Punya Riwayat Autoimun sebelum Terinfeksi Covid-19

Potret Wisma Atlet setelah Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Corona, Akan Dilengkapi Lab hingga ICU

Salah satu skenario terburuknya, yakni pemerintah tengah mengkaji untuk melarang mudik Lebaran di tahun 2020.

Beberapa skema memang mulai dibahas saat ini jika status darurat corona masih belum mengalami perubahan.

Staf Khusus Menteri Perhubungan Adita Irawati mengatakan, saat ini pihaknya bersama kementerian dan lembaga terkait sedang melakukan pembahasan terkait opsi pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini.

ILUSTRASI Social Distancing - Social distancing adalah cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus corona, menurut para ahli.
ILUSTRASI Social Distancing - Social distancing adalah cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus corona, menurut para ahli. (www.ucsf.edu via Tribunnews.com)

"Tadi didiskusikan apakah mudik akan dilakukan seperti biasa atau ada peninjauan ulang, atau bahkan ekstremnya dilarang.

Tapi ini belum diputuskan," ujarnya dalam video conference, Jumat (20/3/2020).

Opsi-opsi tersebut diambil untuk mencegah terjadinya penularan virus corona.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved