Virus Corona

Awalnya Berstatus PDP Covid-19, Anggota DPR Fraksi PDI-P Imam Suroso Meninggal Dunia

Awalnya berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP) corona, anggota DPR Imam Suroso akhirnya meninggal dunia.

Tangkap Layar akun YouTube KompasTV
Pernyataan Jubir pemerintah khusus penanangan virus corona, Achmad Yurianto. 

TRIBUNMATARAM.COM - Awalnya berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP) corona, anggota DPR Imam Suroso akhirnya meninggal dunia.

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI-P Imam Suroso menghembuskan napas terakhirnya di RSUP Kariadi Semarang, Jawa Tengah, Jumat (27/3/2020) malam.

Namanya menambah daftar PDP Covid-19 yang meninggal dunia di Jawa Tengah.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Komisi IX Melki Laka Lena saat dihubungi, Jumat malam.

POPULER Duduk Perkara Pasien Suspect Corona Meninggal di Ambulans karena Ditolak Rumah Sakit Rujukan

POPULER Fakta Baru Vaksin Corona, Disebut Efektif dan Akan Bertahan Lama di Tubuh

"Berpulanglah dalam damai dan kasih Tuhan. Kita doakan Pak Imam Suroso anggota komisi IX PDI-P, dapil Jateng dilapangkan jalan ke Surga," kata Melki.
Politisi PDI Perjuangan, Imam Suroso.(KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO)
Politisi PDI Perjuangan, Imam Suroso.(KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO) ()

Melki mengatakan, berdasarkan informasi dari RSUP Kariadi Semarang, Imam dirawat di rumah sakit tersebut karena berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

"Barusan saya kontak Pak Agus dari RSUP Kariadi Semarang.

Pak Imam masuk RS dengan kategori PDP beberapa hari lalu. 

Tracing akan disampaikan oleh Gubernur dan Dinkes Jateng," ujar Melki.

Lebih lanjut Melki mengatakan, informasi terkait status PDP tersebut akan diumumkan secara resmi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Kita tunggu pengumuman resmi oleh pemda atau gugus tugas," pungkasnya. (Kompas.com/ Haryanti Puspa Sari

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anggota Komisi IX DPR Imam Suroso Meninggal di RSUP Kariadi Semarang".

prosesi pemakaman korban Covid-19
prosesi pemakaman korban Covid-19 (Facebook)
Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved