Virus Corona

Selain Memutus Rantai Covid-19, Ada Tujuan Lain Jokowi Hapus Ujian Nasional, Baik Untuk Pendidikan

Presiden Jokowi memutuskan meniadakan pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2020.

Tangkapan Layar Kompas TV
Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah telah mengambil langkah-langkah serius dalam menangani sebaran virus corona (Covid-19). Di sisi lain, Jokowi mengaku tak ingin menciptakan kepanikan dan keresahan masyarakat. 

TRIBUNMATARAM.COM - Di Indonesia, penyebaran virus corona dari hari ke hari semakin meningkat.

Pemerintah menghimbau agar para masyarakat untuk membatasi aktivitas fisik di luar rumah. 

Bahkan Presiden Joko Widodo sudah menghimbau untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah saja semasa pandemi virus corona ini. 

Presiden Jokowi juga memutuskan meniadakan pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2020.

Hal tersebut guna menghindari penularan virus corona di antara siswa siswi. 

 Dunia Pendidikan Indonesia Kena Imbas Virus Corona, Ujian Nasional SD SMP SMA & Madrasah Ditiadakan

 Tidak Ditunda, Ujian Nasional SD, SMP, SMA, Madrasah 2020 Resmi Ditiadakan, Ini Dua Opsi Pengganti

Ujian Nasional.
Ujian Nasional. (Kompas.com)

"Ditiadakannya Ujian Nasional (UN) 2020 untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan melindungi keselamatan serta kesehatan siswa dan orang tua," tulis Jokowidalam akun Instagram pribadinya. 

Jokowi mengaku, dengan ditiadakan UN maka, hal itu bisa jadi momentum untuk pemerintah melakukan evaluasi standar pendidikan di Indonesia.

"Menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional," tambah Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, selama 18 tahun terakhir sistem pendidikan di Indonesia berangsur lebih baik dan terbuka.

"Hari ini, dalam rapat terbatas melalui telekonferensi, saya mengacu pada survei PISA (Programme for International Student Assessment) yang dapat digunakan untuk mulai melakukan evaluasi tersebut. Survei PISA menunjukkan bahwa sistem pendidikan Indonesia telah berubah menjadi lebih inklusif, terbuka, dan meluas aksesnya selama 18 tahun terakhir," kata Jokowi. 

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved