Breaking News:

Virus Corona

Masker Transparan Jadi Inovasi Baru, Dibuat untuk Mempermudah Komunikasi Teman Bisu dan Tuli

Dwi Rahayu Februarti membuat inovasi masker transparan yang memudahkan orang berkebutuhan khusus berkomunikasi.

Editor: Asytari Fauziah
KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA
Masker transparan inovasi dari Dwi Rahayu yang juga Ketua Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Cabang Kabupaten Sleman 

Selama ini dirinya membuka warung kelontong, namun karena pedemi Covid-19 ini jualanya sepi.

Bahan yang digunakan untuk masker transparan ini yakni kain katun yang tidak panas.

Sedangkan untuk agar transparan di bagian mulut menggunakan mika.

"Kemarin pertama buat lima masker, terus sekarang kalau dari pagi bisa 10 sampai 15 masker setiap hari," bebernya.

Menurutnya masker transparan ini dibagikan gratis untuk teman-teman difabel tuli.

 Tak Terima Diingatkan Gunakan Masker Saat di Klinik, Seorang Satpam Nekat Tampar Perawat

Mereka biasanya datang ke rumahnya untuk meminta masker transparan.

"Kemarin saya senang karena melihat anggota Gerkatin Sleman saat bagi-bagi masker ini mereka merasa senang," ujarnya.

Ia berharap teman-teman tuli, bisa membuat sendiri masker transparan. Selain bisa digunakan sendiri, juga bisa dijual.

"Saya harapannya teman-teman tuli bisa jahit sendiri dengan saya ajari bagimana bikin polanya.

Bisa buat sendiri yang mungkin bisa dijual, atau bisa dikenakan sendiri, jadi saya hanya ingin memberikan contoh ke teman-teman tuli," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved