Sitti Hikmawati Terima Putusan Pemecatan dari Jokowi, Namun Beri Pesan ini untuk Presiden Indonesia

Kontroversi yang dikatakannya membuat Sitti Hikmawati dipecat dari jabatannya sebagai Komisioner KPAI, beri pesan ini untuk Presiden Joko Widodo.

Penulis: Asytari Fauziah | Editor: Asytari Fauziah
(TRIBUNJAKARTA/Muhammad Rizki Hidayat)
Komisioner KPAI bidang Kesehatan, Narkotika Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA), Sitti Hikmawatty, saat diwawancarai (21/2/2020). 

TRIBUNMATARAM.COM - Kontroversi yang dikatakannya membuat Sitti Hikmawati dipecat dari jabatannya sebagai Komisioner KPAI, beri pesan ini untuk Presiden Joko Widodo.

Masih ingat dengan Sitti Hikmawati?

Sosok komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang sempat menuai kontroversi.

Padahal jabatannya cukup tinggi namun ia dinilai tak berkompeten di bidangnya.

Salah satu pernyatannya malah mengacau dan jadi bulan-bulanan publik.

Viral Setelah 25 Tahun Mengabdi, Pramugari Ini Dipecat Cuma Gara-gara Berat Badan Naik 1 KG Saja!

Hal ini membuatnya mau tak mau harus menerima konsekuensi dari apa yang sudah dikatakannya.

Sitti Hikmawatty menerima dan menghormati keputusan Presiden Joko Widodo yang telah memberhentikannya sebagai komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI).

Sitti telah menerima salinan Keputusan Presiden Nomor 43/P Tahun 2020 pada Minggu (26/4/2020) lalu.

"Saya menerima dan menghormati putusan Bapak Presiden dan mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang selama ini telah diberikan kepada saya dalam upaya melakukan perlindungan anak Indonesia," ujar Sitti dalam keterangan pers melalui telekonferensi, Selasa (28/4/2020) diktuip TribunMataram.com dari Sosok.com

Anggota KPAI Sitti Hikmawatty saat memberikan penjelasan mengenai eksploitasi anak pada seleksi Djarum Beasiswa Bulutangkis Indonesia 2019 dalam sesi  konferensi pers yang diadakan di Kantor KPAI, Jakarta, Kamis (1/8/2019).
Anggota KPAI Sitti Hikmawatty saat memberikan penjelasan mengenai eksploitasi anak pada seleksi Djarum Beasiswa Bulutangkis Indonesia 2019 dalam sesi konferensi pers yang diadakan di Kantor KPAI, Jakarta, Kamis (1/8/2019). (Tribunnews/Abdul Majid)

Ia juga telah mengembalikan seluruh inventaris negara yang diamanahkan padanya.

"Saya telah mengembalikan seluruh inventaris negara yang menjadi amanah dan tanggung jawab saya kepada negara kembali, berdasarkan dokumen yang ada sesuai dengan kepatutan," kata dia.

Tak hanya sampai di sana, Sitti pun memberikan saran kepada Presiden Jokowi untuk mengisi banyaknya celah kekosongan hukum di KPAI dengan melakukan perbaikan internal.

Hal tersebut diperlukan agar ke depannya tidak ada lagi komisioner atau pegiat hak asasi manusia (HAM) dimana pun mengalami kejadian seperti dirinya.

"Saya mendapat banyak step-step yang tak sesuai, sewajarnya seperti sanksi administrasi entah itu surat teguran satu, dua, tiga dan sebagainya, tapi yang saya dapati langsung dari dewan etik," kata dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved