Roy Kiyoshi Terjerat Narkoba

Praktisi Hukum Nilai Ada Kejanggalan dalam Kasus Narkoba Roy Kiyoshi, Dianggap Tak Melanggar Hukum

Ketika praktisi hukum menilai tindakan Roy Kiyoshi atas kepemilikan psikotropika bukan tidak melanggar hukum.

kolase tribunnews/Instagram Lambe_turah
Roy Kiyoshi tertangkap diduga kasus narkoba 

TRIBUNMATARAM.COM - Ketika praktisi hukum menilai tindakan Roy Kiyoshi atas kepemilikan psikotropika bukan tidak melanggar hukum.

Roy Kiyoshi masih mendekam di balik jeruji besi setelah kedapatan mengkonsumsi obat penenang jenis psikotropika.

Namun, ditetapkannya Roy sebagai tersangka dianggap janggal di mata praktisi hukum.

Polres Metro Jakarta Selatan resmi menahan dan menetapkan Roy Kiyoshi sebagai tersangka atas kasus dugaan kepemilikan psikotropika.

POPULER 3 Kontroversi Roy Kiyoshi Sebelum Kasus Narkoba, Operasi Plastik Hingga Dugaan Pesugihan

8 Artis Terjerat Narkoba Sepanjang Tahun 2020, Lucinta Luna Hingga Terbaru Roy Kiyoshi

Kepolisian telah memiliki dua alat bukti dari penangkapan Roy Kiyoshi.

 

 

Yakni 21 butir psikotropika dan hasil urin positif benzodiazepine milik yang bersangkutan.

Roy kedapatan membeli obat yang digunakan secara daring.

Terkait hal itu, praktisi hukum Ricky Vinando mengatakan, membeli obat tanpa resep dokter dan secara daring seperti yang dilakukan Roy bukanlah tindak pidana.

Ricky menyebut, Roy dikenakan Pasal 62 Undang-Undang Psikotropika akibat secara tanpa hak memiliki, menyimpan dan/atau membawa psikotropika.

Namun Ricky mempertanyakan apakah obat penenang yang dikonsumsi agar bisa tidur tersebut masih dianggap psikotropika.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved