Breaking News:

Virus Corona

Sebuah Klub Malam di Seoul Diduga Jadi Penyebab Virus Corona Kembali Muncul di Korea Selatan

Pemerintah Korea Selatan pada Senin (11/5/2020) lalu bergegas melacak infeksi Covid-19 yang berkaitan dengan klub malam di Seoul.

AFP/STR/CHINA OUT
Petugas medis membawa seorang pasien yang diduga terinfeksi virus misterius mirip SARS, ke rumah sakit Jinyintan, di Kota Wuhan, China, Sabtu (18/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat. 

Pemerintah telah melakukan tes Covid-19 pada lebih dari 2.450 orang yang pergi ke tempat-tempat malam di lingkungan Itaewon.

Tetapi ada 3.000 orang yang masih menjalani pelacakan di area tersebut.

Pasangan yang mengenakan masker naik sepeda tandem di sekitar taman di Seoul pada hari Sabtu. Lebih dari 7.000 orang di Korea Selatan telah didiagnosis dengan virus
Pasangan yang mengenakan masker naik sepeda tandem di sekitar taman di Seoul pada hari Sabtu. Lebih dari 7.000 orang di Korea Selatan telah didiagnosis dengan virus (Ahn Young-joon / AP Photo)

Ratusan orang lainnya yang melakukan kontak dengan pelanggan klub juga telah diuji.

"Prioritas utama kami adalah untuk meminimalkan penyebaran infeksi," kata Perdana Menteri, Chung Sye-kyun.

"Kita harus cepat menemukan dan mengujinya, dan kecepatan adalah kuncinya," tambahnya.

Wabah kali ini menyoroti kemungkinan konsekuensi yang tidak diinginkan dari metode penelusuran invasif Korea Selatan.

Selain itu, orang-orang yang sedang dilacak atau pasien corona beberapa identitasnya akan diungkap, paling lazim adalah lokasi saat ini.

Pejabat kementerian kesehatan, Yoon Tae-ho meminta orang-orang yang ada di komunitas minoritas ini agar sukarela dites Covid-19.

"Kami melepaskan pergerakan pasien yang dikonfirmasi untuk mendorong siapa saja yang mungkin terpapar, dites secara sukarela," katanya.

"Kami mendesak Anda untuk tidak membagikan informasi pribadi pasien atau rumor tidak berdasar, yang tidak hanya menyakiti mereka tetapi juga dapat dikenakan hukuman," tambah Tae-ho.

Halaman
123
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved