Idul Fitri 2020

Salat Idul Fitri 1441 H Dilakukan di Rumah, Contoh Naskah Khutbah: Kembali Kepada Fitrah

Pemerintah akan melakukan sidang isbat pada Jumat (22/5/2020) untuk menentukan Idul Fitri 1 Syawal Hijriah.

Editor: Asytari Fauziah
Tribun Jabar
Niat Sholat Ied Idul Adha 2019 Besok Minggu 11 Agustus 2019, Lengkap Tata Cara dan Bacaannya 

TRIBUNMATARAM.COM - Pemerintah akan melakukan sidang isbat pada Jumat (22/5/2020) untuk menentukan Idul Fitri 1 Syawal Hijriah.

Di sisi lain, Muhammadiyah telah menentukan 1 Syawal 1441 H jatuh pada Minggu (24/5/2020) dan pelaksanaan Shalat Id pun dilakukan di hari Minggu tersebut.

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia telah mengimbau masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah saja.

Pelaksanaan shalat Idul Fitri di rumah saja ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona, mengingat penyebaran virus corona masih terjadi dan belum bisa diatasi.

Pelaksanaan shalat Id di rumah ini sama seperti tata cara shalat Id bila dikerjakan di lapangan atau masjid.

Namun jika jumlah jamaah kurang dari empat orang, maka shalat Idul Fitri boleh dilakukan berjamaah tanpa khutbah.

Selain itu, apabila dalam pelaksanaan shalat Id di rumah tidak ada yang berkemampuan untuk khutbah, maka boleh dilakukan tanpa khutbah.

Namun, bagi Anda yang ingin tetap berkhutbah saat shalat Id di rumah, berikut contoh naskah khutbah Idul Fitri.

Baca: Panduan Shalat Idul Fitri di Rumah Lengkap, Berikut Tata Cara hingga Niat Berdasar Fatwa MUI

Baca: 35 Ucapan Bergambar Selamat Idul Fitri 1441 H/ Lebaran 2020 untuk Update Status WA, FB, dan IG

Baca: Contoh Naskah Khutbah Idul Fitri 2020 di Rumah Aja: Virus Corona Berakhir di Akhir Ramadhan

Tema : Kembali Kepada Fitrah

Oleh: Misbachul Munir, Lc., Staf Pengajar di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta

Khutbah Idul Fitri Kembali ke Fitrah
Khutbah Idul Fitri Kembali ke Fitrah

Kaum Muslimin yang dirahmati Allah...
Syukur alhamdulillah, di tengah kesibukan sedemikian rupa ini, masih tersedia bagi kita sedetik dua detik untuk kembali mengingat diri kita masing-masing kepada Allah SWT.

Syukur alhamdulillah, kita masih senantiasa mendapat petunjuk untuk melakukan tafakur, membaca serta memahami akan apa yang terjadi di balik batas pandang kita, agar kiranya sinar keimanan selalu memancar dan menyinari jiwa, untuk kemudian kita pantulkan terhadap lingkungan serta alam sekitar.

Semoga salam perdamaian tetap terlimpahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw, kepada keluarganya dan para sahabatnya yang telah membimbing kita dari kegelapan dan kesesatan menuju sinar terang keimanan, jalan yang lurus, arah yang benar yang akan menghantarkan kita mraihkebahagiaan dunia dan akhirat.

Marilah pada pagi hari ini, kita tingkatkan rasa ketaqwaan kita kepada Allah SWT. seraya bersyukur kepada-Nya bahwa sampai saat ini kita masih diberi kesehatan dan kesempatan sehingga bisa menunaikan ibadah sholat Idul Fitri yang diberkahi oleh Allah ini.

Allâhu Akbar Allâhu Akbar Walillâhilhamd
Jamaah yang dirahmati Allah...

Setiap dosa dan kemaksiatan yang kita lakukan digambarkan seperti noda hitam yang menetes di jiwa kita. Semakin banyak kemaksiatan yang kita lakukan, semakin banyak noda hitam yang menetes di jiwa kita:

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved