Idul Fitri 2020

Tetap Gelar Salat Idul Fitri Berjamaah, Warga Pondok Bambu Mengaku Khawatir: Kita Berserah Diri Saja

Momen shalat Idul Fitri berjamaah setelah melewati Ramadhan tak sepenuhnya dapat direlakan warga Jakarta, bahkan di tengah pandemi Covid-19.

Editor: Asytari Fauziah
Tribun Jabar
Ilustrasi salat idul fitri berjamaah 

Disurati Ombudsman, dibatalkan

Pada Jumat (22/5/2020) malam, Pemkab Karanganyar menerima surat dari Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah.

Surat Nomor b/037/hm.02.01-14/v/2020 itu berisi permintaan Ombudsman pada Pemkab Karanganyar.

Pemerintah daerah diminta mengevaluasi kebijakan shalat Idul Fitri berjemaah di tengah pandemi corona.

Surat itu kemudian mendorong bupati membatalkan rencana shalat berjemaah di Alun-alun Karanganyar pada Sabtu (23/5/2020) atau sehari sebelum pelaksanaan.

"Ini (pembatalan) merespons, menanggapi, menindaklanjuti surat Ombudsman sebagai instansi pemerintah," tutur dia.

Keputusan pembatalan tersebut, kata dia, diharapkan bisa dimengerti oleh masyarakat.

Bupati meminta shalat Idul Fitri dilakukan di rumah masing-masing.

"Saya tetap bertindak sebagai imam dan khatib bagi istri serta anak di rumah," kata dia.

(Kompas.com/ Editor : Sandro Gatra /Labib Zamani )

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Shalat Id Berjemaah, Warga Duren Sawit: Khawatir, tapi Berserah Saja" dan  "Shalat Idul Fitri di Alun-alun Karanganyar Dibatalkan Sehari Sebelum Pelaksanaan, Pesan Ganjar hingga Surat Ombudsman"

BACA JUGA: Tribunnews.com dengan judul Shalat Idul Fitri Berjemaah, Warga Duren Sawit Ngaku Khawatir, tapi Berserah Saja

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved