Breaking News:

Virus Corona

Gubernur NTT: Saya Memilih Berhadapan dengan Virus Corona, daripada Masyarakat Mati Kelaparan

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengimbau kepada semua bupati dan wali kota di NTT, agar tidak perlu takut berlebihan dengan Covid-19.

Editor: Asytari Fauziah
DOK PRIBADI via Tribun Timur
Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan istri Julie Sutrisno Laiskodat. 

Presiden Joko Widodo sebelumnya mengatakan, pemerintah terus berupaya keras dan berharap puncak pandemi Covid-19 akan segera menurun.

 Bapak Di-PHK Efek Corona, Pasutri Terpaksa Hidup di Becak Ajak Bayinya, Bayar Sewa 5 Ribu per Hari

Selama wabah masih terus ada, Jokowi meminta seluruh masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

"Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan," katanya di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis (7/5/2020).

Ia juga mengatakan, beberapa ahli menyebut ada kemungkinan kasus pasien positif Covid-19 menurun angkanya.

Namun, ketika kasusnya sudah turun bukan berarti langsung landai atau langsung nol, melainkan masih bisa fluktuatif. (Kompas.com/ Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere/ Robertus Belarminus/ Ihsanuddin/ Diamanty Meiliana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Saya Memilih Berhadapan dengan Virus Ini, daripada Masyarakat Mati Kelaparan"" dan "Jokowi Sebut Hidup Berdamai dengan Covid-19, Apa Maksudnya?"

BACA JUGA: Tribunnews.com dengan judul Pengakuan Gubernur NTT Memilih Berhadapan dengan Virus Corona daripada Rakyat Mati karena Kelaparan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved