Breaking News:

Virus Corona

Akhiri Masa PSBB, Tegal Akan Terapkan New Normal Mulai 1 Juni Ikuti Anjuran Presiden Jokowi

Pemkot Tegal, Jawa Tengah, memutuskan tak memperpanjang PSBB dan akan mulai menerapkan tatanan kehidupan baru atau new normal mulai 1 Juni 2020.

Oky Lukmansyah via Kompas.com
Petugas melakukan pengalihan jalur saat penutupan sebagian jalan protokol Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin (22/3/2020) malam. Pemerintah Kota Tegal dan Polres Tegal hingga 14 hari mendatang melakukan lockdown lokal dengan menutup jalur Pantura yang melintasi Kota Tegal, akses masuk Alun-alun Tegal dan mematikan sebagian lampu jalan protokol guna pembatasan kendaraan yang akan masuk ke Kota Tegal dan mencegah adanya kerumunan massa di jalan untuk mencegah penyebaran COVID-19. 

TRIBUNMATARAM.COM Pemkot Tegal, Jawa Tengah, memutuskan tak memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan akan mulai menerapkan tatanan kehidupan baru atau new normal mulai 1 Juni 2020.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengungkapkan, sejumlah konsep telah disusun untuk penerapan new normal di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

"Saya berharap new normal ini, Kota Tegal menjadi yang pertama kali di Indonesia.

Kami mengawal kebijakan Pak Presiden, 1 Juni sudah mulai diterapkan dan semoga tidak ada kesalahan di lapangan," kata Dedy, di Balai Kota Tegal.

Sebulan di Rawat di Rumah Sakit, Ini Kunci Nenek 100 Tahun Berhasil Sembuh dari Virus Corona

Dedy sebelumnya telah menerbitkan Perwal Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Covid-19.

Perwal dengan tegas akan memberikan sanksi bagi pelanggar new normal yang tidak menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

Seperti di antaranya tidak memakai masker, jaga jarak aman, serta physical distancing dan social distancing.

Wali Kota Tegal Dedy Yon dan jajarannya mengecek kesiapan salah satu mal menjelang penerapan new normal 1 Juni mendatang
Wali Kota Tegal Dedy Yon dan jajarannya mengecek kesiapan salah satu mal menjelang penerapan new normal 1 Juni mendatang (KOMPAS.com/Tresno Setiadi)

Sanksinya mulai dari sanksi sosial, pembubaran kegiatan, hingga pelarangan usaha selama pandemi Covid-19.

Dijaga TNI dan Polri

Dedy mengatakan, di seluruh mal atau pusat perbelanjaan, mulai 1 Juni akan ditempatkan petugas gabungan dari TNI dan Polri.

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved