Breaking News:

Virus Corona

Akibat 21 Warga Tak Mengaku Kontak dengan Pasien Positif Covid-19 & Tolak Rapid Test, Desa Ditutup

Puluhan warga itu diduga melakukan kontak dengan pasien 02 positif Covid-19 di Flores Timur, namun menolak lakuka rapid test.

Kompas.com
Ilustrasi kontak dengan pasien virus corona 

Hasil rapid test lima dari puluhan orang yang terlibat pengambilan paksa jenazah PDP corona dinyatakan reaktif.

Polisi akhirnya merilis hasil rapid test puluhan orang yang mengambil paksa jenazah PDP Covid-19 di tiga rumah sakit di Makassar.

Sebelumnya puluhan orang yang terlibat pengambilan paksa jenazah PDP Covid-19 di tiga rumah sakit di Makassar, Sulawesi Selatan, menjalani rapid test.

 Babak Baru Kasus Video Puluhan Orang Bawa Paksa Jenazah PDP Corona, Hasil Swab Negatif Covid19

 Paksa Ambil Jenazah PDP Virus Corona di Rumah Sakit, 12 Orang Ditetapkan Polisi Jadi Tersangka

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, hasil rapid test 5 orang dinyatakan reaktif.

Pengambilan paksa dan membawa kabur jenazah dari rumah sakit kembali terjadi. Kali ini, terjadi di RS Stellamaris Makassar. Sekitar 150 orang tiba-tiba datang mengambil paksa jenazah yang berstatus PDP, Minggu (7/6/2020) malam.
Pengambilan paksa dan membawa kabur jenazah dari rumah sakit kembali terjadi. Kali ini, terjadi di RS Stellamaris Makassar. Sekitar 150 orang tiba-tiba datang mengambil paksa jenazah yang berstatus PDP, Minggu (7/6/2020) malam. (Istimewa via Kompas.com)

"Dari 31 yang dirapid ada 5 yang reaktif," kata Ibrahim, Rabu (10/6/2020).

Ibrahim mengatakan, para warga yang mengambil paksa jenazah tersebut diharuskan menjalani rapid test lantaran dua dari 3 jenazah dinyatakan positif corona berdasarkan hasil swab.

Dua jenazah yang positif Covid-19 tersebut sebelumnya dirawat di RS Stella Maris dan RS Labuang Baji Makassar.

Sementara satu jenazah PDP yang diambil paksa dari RSKD Dadi belum sempat diambil swabnya.

"Yang reaktif ini akan kita isolasi dulu tapi proses hukumnya tetap berjalan," imbuh Ibrahim.

Sebelumnya diberitakan, tim gabungan Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar menangkap 31 orang yang diduga terlibat dalam pengambilan paksa jenazah PDP di tiga rumah sakit Kota Makassar.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, dari 31 warga yang ditangkap tersebut, 25 di antaranya merupakan warga yang menjemput jenazah PDP di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar.

Sementara sisanya merupakan seorang warga yang menjemput paksa jenazah di Rumah Sakit Stella Maris dan 5 lainnya yang melakukan penjemputan di Rumah Sakit Labuang Baji. (Kompas.com/ Kontributor Kupang, Sigiranus Martuho Bere/ Editor : Dheri Agriest/ Kontributor Makassar, Himawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "21 Warga yang Diduga Kontak dengan Pasien Positif Covid-19 Tolak Rapid Test, Ini Akibatnya" dan 5 Pelaku yang Ambil Paksa Jenazah PDP di Makassar Reaktif Rapid Test"

BACA JUGA: Tribunnewsmaker.com dengan judul Desa Ditutup Akibat 21 Orang Tak Mengaku Lakukan Kontak dengan Pasien Covid-19 & Tolak Rapid Test

Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved