Breaking News:

Naiknya Tagihan Listrik Meski Penggunaan Berkurang di Tengah Pandemi Virus Corona, Ini Penjelsan PLN

Di tengah lesunya kondisi ekonomi akibat pandemi corona, masyarakat justru dihebohkan dengan lonjakan tarif listrik.

Tribunnews/JEPRIMA
Warga saat melakukan pengecekan token listrik prabayar di Rumah Susun Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2020). Pemerintah akan membebaskan biaya untuk pelanggan listrik 450 VA selama tiga bulan ke depan sedangkan untuk pelanggan listrik 900 VA akan mendapatkan keringanan berupa potongan harga sebesar 50 persen. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNMATARAM.COM Di tengah lesunya kondisi ekonomi akibat pandemi corona, masyarakat justru dihebohkan dengan lonjakan tarif listrik.

Meski dalam berbagai kesempatan PLN berdalih tidak ada kenaikan tarif listrik, hal itu ditepis oleh sejumlah pelanggan.

Salah satunya adalah Ika, seorang guru SMP Negeri 6 Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Menurut dia, selama masa pandemi corona tagihan listrik di sekolahnya justru naik cukup signifikan.

8 Hasil Rapat DPR & PLN Terkait Membengkaknya Tagihan Listrik dan Sederet Keluhan Masyarakat

Padahal, konsumsi listrik yang digunakan saat ini dipastikan jauh berkurang.

Mengingat tidak ada aktivitas belajar mengajar yang dilakukan pihak sekolah.

"Seharusnya turun, tapi ini malah naik," kata Ika melalui telepon, Rabu (17/6/2020).

PLN gangguan sebabkan listrik padam
PLN gangguan sebabkan listrik padam (Kompas.com/Shutterstock)

Dijelaskan Ika, rata-rata tagihan listrik sebelum adanya pandemi corona hanya sebesar Rp 3,5 juta per bulan.

Namun, saat pandemi corona ini justru melonjak menjadi Rp 4,3 juta per bulan.

Banyak warga yang mengeluhkan

Ilustrasi listrik PLN.(dok PLN)
Ilustrasi listrik PLN.(dok PLN) (dok PLN)
Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved