Breaking News:

Virus Corona

Fakta Klaster Pernikahan di Semarang Dihadiri 30 Tamu, Ibu & Adik Pengantin Meninggal karena Corona

Gelar akad nikah dihadiri lebih dari 30 tamu, ibu dan adik pengantin meninggal karena Covid-19.

Editor: Asytari Fauziah
Pixabay
Ilustrasi pernikahan 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus Covid-19 di Semarang kembali muncul.

Munculnya klaster baru ini berawal dari digelarnya pernikahan di Semarang, Jawa Tengah.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pun angkat bicara terkait kasus baru ini.

Hendrar Priadi membenarkan kalau bertambahnya kasus Covid-19 di Semarang salah satunya dipicu oleh temuan kasus baru di sebuah acara pernikahan.

Pernikahan tersebut berlangsung pada Kamis (11/06/2020).

Pernikahan ini digelar di rumah pengantin wanita yang terletak di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Semarang Timur.

 Murka Nikahannya Disebut Penuh Duka, Pengantin di Semarang Buka Suara, Sebut Korban Corona Kelelahan

 Gelar Pernikahan Tanpa Protokol Kesehatan, Satu per Satu Kerabat Warga Semarang Ini Positif Corona

Ilustrasi pernikahan
Ilustrasi pernikahan (Istimewa)

Pihak keluarga sendiri membantah mengadakan pesta pernikahan.

Mereka mengatakan kalau hanya menggelar prosesi akad nikah yang diselenggarakan sesuai protokol kesehatan.

Keluarga mengatakan kalau ada sekitar 20 orang yang hadir di akad nikah tersebut.

Bahkan pelaksanaan akad nikah ini sudah diketahui oleh kepala desa setempat dan dikawal Bhabinkamtibnas.

Halaman
1234
Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved