Breaking News:

Berita Terpopuler

POPULER Demam hingga Diare, Gejala Penyakit Listeria yang Bisa Muncul setelah Konsumsi Jamur Enoki

Kenali gejala listeria, penyakit yang muncul karena mengkonsumsi jamur enoki.

Tribunnewswiki
jamur enoki 

Melansir situs Specialtyproduce.com, jamur enoki dibudidayakan di Jepang, Korea, dan China. Dijadikan bahan masakan dan obat tradisional. Lantas bagaimana asal-usul jamur enoki?

Tumbuhan liar yang dibudidaya

Jamur enoki punya beragam sebutan, di antaranya enokitake, velvet foot, golden needle, lily mushroom, enoko-take, jingu (di China), nam kim cham (Vietnam), dan paengi beoseot (Korea).

Jamur enoki ada yang dibudidayakan maupun tumbuh di alam liar. Enoki sudah tumbuh di alam liar sejak 800 SM, terutama di kawasan Asia Timur dan Amerika Utara.

Biasanya tumbuh berkelompok pada batang pohon, seperti pohon hackberry China, kesemek, dan mulberry.

Sementara itu, Jepang yang pertama kali membudidayakan jamur enoki yang kini menjadi populer di berbagai negara.

Jamur budidaya ini biasanya tumbuh di lingkungan gelap yang kaya akan karbon dioksida, supaya batangnya berbentuk panjang, tipis, dan putih.

Sebagai bahan masakan dan obat tradisional

Jamur enoki dipakai pada masakan Asia, seperti Jepang, Korea, dan China. Enoki yang biasanya digunakan untuk bahan masakan adalah yang dibudidayakan, bukan yang tumbuh di alam liar.

Di China, jamur ini dipercaya mampu mengurangi gejala penyakit yang berhubungan dengan masalah usus, tekanan darah, dan hati.

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved