Kesedihan Maia Estianty Hadapi Kenyataan Dul Disebut sebagai Pembunuh, Sampaikan Maaf Berkali-kali

Kesedihan Maia Estianty menghadapi kenyataan Dul Jaelani disebut pembunuh, berulang kali sampaikan maaf.

Tribunnews Kolase/ TribunMedan/ Kompas.com
Dul Jaelani minta maaf pada keluarga korban kecelakaan tol Jagorawi 

TRIBUNMATARAM.COM - Kesedihan Maia Estianty menghadapi kenyataan Dul Jaelani disebut pembunuh, berulang kali sampaikan maaf.

Kecelakaan maut yang melibatkan putra ketiganya, Dul Jaelani membuat Maia masih menyimpan penyesalan hingga kini.

Terlebih ketika mengetahui anaknya itu mendapatkan perundungan hingga disebut sebagai pembunuh.

Dul Jaelani, anak ketiga dari produser musik Maia Estianty dan Ahmad Dhani pernah mengalami kecelakaan maut pada tahun 2013.

Ingin Tinggal dengan Maia Estianty & Disebut Anak Bunda, Dul: Wajah Mirip Ayah, Hati Enggak

Daftar Harga Hewan Kurban Idul Adha 2020, Kambing Mulai Rp 2,3 Juta, Sapi Limousin Capai Rp 29 Juta

Sedih sudah pasti dirasakan oleh Maia Estianty, sebagai seorang ibu, karena ia harus melihat anak bungsunya mengalami kondisi kritis saat itu.

6 Tahun Ahmad Dhani Santuni Korban Tewas Kecelakaan Tol Jagorawi yang Ditabrak Dul Jaelani
6 Tahun Ahmad Dhani Santuni Korban Tewas Kecelakaan Tol Jagorawi yang Ditabrak Dul Jaelani (TribunMataram Kolase/ Tribunnews.com/ Planet Merdeka)

Pada saat bersamaan di hari kecelakaan, Maia Estianty hanya bisa pasrah dan berdoa pada Tuhan dan mengikhlaskan jika putranya harus menghadap Yang Kuasa.

Namun, secara mengejutkan, kondisi Dul Jaelani yang sebelumnya mengalami kritis berangsur membaik.

Di tengah kebahagiaan Maia karena kondisi Dul semakin baik, ia mengaku sedih saat anak bungsunya itu mendapat perundungan lantaran disebut sebagai pembunuh.

"Aku sempat sedih juga ketika anakku dibilang pembunuh, kan. 'Maafin ya dul, maafin'," ucap Maia dalam tayangan YouTube Maia Estiany, dikutip Minggu (28/6/2020).

Kecelakaan maut yang dialami pemilik nama lengkap Abdul Qodir Jaelani itu terjadi di Tol Jagorawi pada 2013 yang mengakibatkan tujuh orang tewas.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved