Breaking News:

Virus Corona

Sehari Sebelum Meninggal Dunia karena Covid-19, Pria Ini Sempat Tinggalkan Pesan Bernada Peringatan

Seorang pria di California, AS, mengirim pesan bernada peringatan sehari sebelum dia meninggal karena terkena Covid-19.

Kompas.com
Ilustrasi rasakan gejala virus corona 

Kepada Yahoo News, Lopez menuturkan teman saudara iparnya itu tahu terinfeksi SARS-Cov-2 karena menghadiri pesta tersebut.

Tangis Pilu Dokter Sugih, Tangani 190 Pasien Corona Sendiri, Tak Dapat Insentif Istri Kesusahan

Tetapi, temannya salah mengira bahwa jika dia tidak menderita gejala apa pun dari Covid-19, dia tidak akan menularkannya ke orang lain.

Lopez menerangkan, begitu mengetahui dirinya terpapar, Macias sangat kecewa. Tapi, dia menerima dengan mengunggah pengakuannya di Facebook.

Sebelum dites dan positif, Macias sempat mengunjungi Lopez dan Veronica, yang merupakan adiknya pada 11 Juni. Lopez mengingat kondisi iparnya itu sudah tidak baik.

"Dia tidak terlihat sehat karena berkeringat," jelasnya. Dia kemudian dites pada 16 Juni dan menerima kepastian dua hari kemudian.

Kemudian pada 21 Juni pukul 11.00 waktu setempat, dia segera dilarikan ke rumah sakit. Dia sempat dipasangi ventilator sebelum meninggal pukul 21.00.

"Saya pikir dia ingin semua tahu betapa berbahayanya penyakit ini. Ini adalah hal serius dan bisa membunuh Anda," pungkas Lopez.

Kasus Pasien Virus Corona Kembali Melonjak, China Lockdown Kota Anxin, 400 Ribu Warga Diawasi Ketat

Kota Anxin, Provinsi Hebei, China, dikarantina total alias di- lockdown setelah ditemukan 13 kasus positif Covid-19.

Semua kasus tersebut terkait dengan klaster Pasar Xinfadi di Beijing, ibu kota "Negeri Panda". Kota Anxin terletak sekitar 150 kilometer (km) barat daya Beijing.

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved