Breaking News:

Virus Corona

Sehari Sebelum Meninggal Dunia karena Covid-19, Pria Ini Sempat Tinggalkan Pesan Bernada Peringatan

Seorang pria di California, AS, mengirim pesan bernada peringatan sehari sebelum dia meninggal karena terkena Covid-19.

Kompas.com
Ilustrasi rasakan gejala virus corona 

Dari kasus tersebut, lima orang di antaranya merupakan orang tanpa gejala (OTG), seperti dilansir South China Morning Post, Minggu (28/6/2020). Kini, sekitar 400.000 penduduk di Anxin diawasi dengan ketat.

 Citra Satelit Tempat Parkir Buktikan Virus Corona Diduga Sudah Menyebar di China Sejak Agustus 2019

Tim penanganan virus corona di kota tersebut mengatakan, kondisinya sangat parah. Oleh karena itu, pembatasan sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut di Anxin.

Tidak ada orang luar ataupun kendaraan dari luar yang boleh memasuki Anxin. Jika benar-benar ada keperluan, setiap keluarga hanya boleh mewakilkan satu orang untuk pergi ke luar rumah dan hanya satu kali dalam sehari.

Polisi yang mengenakan masker terlihat di luar Pasar Grosir Xinfadi, yang ditutup karena adanya penyebaran baru virus corona, di Beijing, China, pada 13 Juni 2020.
Polisi yang mengenakan masker terlihat di luar Pasar Grosir Xinfadi, yang ditutup karena adanya penyebaran baru virus corona, di Beijing, China, pada 13 Juni 2020. (REUTERS PHOTO/Martin Pollard)

Warga juga akan didata dengan kartu identitas dan dicek suhu tubuhnya setiap kali masuk atau keluar dari desa, komunitas, atau pintu masuk bangunan.

Semua kader partai komunis China, untuk seluruh level dan jabatan, diminta untuk "merawat dengan baik" keluarga dan teman mereka.

Kader dan anggota partai komunis juga diminta untuk memantau siapa saja yang melanggar peraturan di wilayah tempat tinggal mereka.

Tim penanganan virus corona mengatakan, warga harus saling memantau satu sama lain dan pihak kepolisian harus menghukum siapa saja yang melanggar peraturan. 

Pemerintah lokal juga merekrut 80 relawan dalam pelaksanaan pencegahan epidemik, di mana mereka harus memiliki gelar akademik atau paling tidak sedang duduk di bangku kuliah.

Seorang pengguna internet di situs mikroblog Weibo, yang mengaku sebagai warga lokal, membantah kondisi yang serius di wilayahnya. 

"Kami hanya melaksanakan langkah-langkah yang lebih ketat untuk menghentikan penyebaran virus," tulisnya.

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved