Breaking News:

Wali Kota Seoul Park Won Soon Tewas di Tengah Skandal Pelecehan Seksual, Tinggalkan Surat Maaf

Wali Kota Seoul Park Won-Soon ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri, tinggalkan surat terakhir untuk keluarganya.

Editor: Salma Fenty Irlanda
(AP PHOTO/Lee Jin-man)
Dalam foto yang dirilis 5 Juni 2014, nampak Park Won-soon, yang kala itu kandidat Wali Kota Seoul dari Aliansi Politik Baru untuk Demokratik ketika merayakan kemenangan dalam pemilihan wali kota. Pada 9 Juli 2020, Park dilaporkan menghilang setelah memberikan pesan kepada putrinya. 

TRIBUNMATARAM.COM - Wali Kota Seoul Park Won-Soon ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri, tinggalkan surat terakhir untuk keluarganya.

Wafatnya Wali Kota Seoul, Park Won-Soon mengejutkan banyak pihak.

Setelah sebelumnya sempat hilang, Park Won-Soon ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Tak Kuat Tanggung Malu, Ibu Muda Diperkosa 7 Pemuda di Madura Bunuh Diri, Polisi : Kasus Luar Biasa

POPULER Seleb TikTok yang Sedang Naik Daun, Siya Kakkar Ditemukan Bunuh Diri di Usia 16 Tahun

Sebuah catatan mengungkapkan pesan terakhir Wali kota Seoul, Park Won-soon yang tewas pada Jumat dini hari (10/7/2020).

Dalam foto yang dirilis 5 Juni 2014, nampak Park Won-soon, yang kala itu kandidat Wali Kota Seoul dari Aliansi Politik Baru untuk Demokratik ketika merayakan kemenangan dalam pemilihan wali kota. Pada 9 Juli 2020, Park dilaporkan menghilang setelah memberikan pesan kepada putrinya.(AP PHOTO/Lee Jin-man)
Dalam foto yang dirilis 5 Juni 2014, nampak Park Won-soon, yang kala itu kandidat Wali Kota Seoul dari Aliansi Politik Baru untuk Demokratik ketika merayakan kemenangan dalam pemilihan wali kota. Pada 9 Juli 2020, Park dilaporkan menghilang setelah memberikan pesan kepada putrinya.(AP PHOTO/Lee Jin-man) ()

Pesan wasiat itu berbunyi ucapan maaf Park yang dia sampaikan kepada semua orang. Dia juga meminta agar tubuhnya dikremasi.

Pemerintah kota Seoul pada Jumat (10/7/2020) mengungkap wasiat atau pesan terakhir Park yang ditemukan di rumahnya berbunyi sebagai berikut:

"Saya ingin minta maaf kepada semua orang. Saya ucapkan terima kasih pada semua orang yang telah membersamai saya dalam kehidupan saya ini. Saya selalu merasa sedih kepada keluarga saya karena saya telah memberikan penderitaan pada mereka. Tolong kremasi tubuh saya dan sebarkan di sekitar makam orangtua saya."

Demikian bunyi pesan tersebut.

Jasad Park ditemukan Jumat dini hari, beberapa jam setelah dilaporkan menghilang dan pihak kepolisian mengerahkan pencarian masif di hutan perbukitan bagian utara Seoul.

Melansir The Associated Press, ketika jasad ditemukan, tidak ada tanda-tanda Park mendapat serangan kekerasan fisik namun pihak kepolisian menolak untuk membeberkan penyebab kematiannya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved