Breaking News:

Wali Kota Seoul Park Won Soon Tewas di Tengah Skandal Pelecehan Seksual, Tinggalkan Surat Maaf

Wali Kota Seoul Park Won-Soon ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri, tinggalkan surat terakhir untuk keluarganya.

Editor: Salma Fenty Irlanda
(AP PHOTO/Lee Jin-man)
Dalam foto yang dirilis 5 Juni 2014, nampak Park Won-soon, yang kala itu kandidat Wali Kota Seoul dari Aliansi Politik Baru untuk Demokratik ketika merayakan kemenangan dalam pemilihan wali kota. Pada 9 Juli 2020, Park dilaporkan menghilang setelah memberikan pesan kepada putrinya. 

Pada Kamis kemarin, putrinya sempat menghubungi polisi dan melaporkan bahwa ayahnya seperti memberi 'pesan terakhir' secara verbal kepadanya di pagi hari sebelum meninggalkan rumah.

Pihak otoritas kemudian mengerahkan sekitar 600 petugas dan petugas pemadam kebakaran, pesawat nirawak dan anjing pelacak untuk menemukan Park.

Park yang tewas di usia 64 tahun dikenal sebagai aktivis sipil dan pengacara HAM yang terpilih menjadi wali kota Seoul pada 2011. 

Dia menjadi wali kota pertama yang dipilih sebanyak 3 kali, terakhir pada Juni 2018.

Dia juga dipertimbangkan sebagai presiden potensial di ajang pemilihan umum presiden Korea Selatan pada 2022 mendatang.

Tengah Diterpa Skandal Pelecehan Seksual

Wali kota Seoul Park Won-soon, ditemukan dalam kondisi meninggal tepat setelah tengah malam Jumat (10/7/2020) waktu setempat.

Jasadnya ditemukan beberapa jam setelah putrinya melaporkan bahwa dia menghilang dan meninggalkan sebuah wasiat.

Wali kota Seoul, Park Won-soon ditemukan tewas setelah sebelumnya dikabarkan menghilang di tengah tuduhan skandal pelecehan seksual yang menimpa dirinya.

Melansir Yonhap, pihak kepolisian mencari Park Won-soon di perbukitan yang membentang di wilayah utara Seoul, di mana sinyal ponsel terakhirnya terdeteksi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved