Breaking News:

Virus Corona

POPULER Seorang Ibu Reaktif Rapid Tes, Terpaksa Karantina & Tinggalkan 5 Anak Hanya dengan 500 Ribu

Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Jombang, terpaksa menjalani isolasi setelah hasil rapid test menyatakan reaktif pada pertengahan Juni lalu.

Kompas.com (FITRI R)
Ilustrasi ruang isolasi 

TRIBUNMATARAM.COM Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terpaksa menjalani isolasi setelah hasil rapid test menyatakan reaktif pada pertengahan Juni lalu.

Perempuan tersebut adalah Zulfadli Mursidah (37), warga Dusun Kandangan, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Bersama puluhan pasien lainnya, Zulfadli menjalani isolasi di rumah karantina yang disediakan Pemkab Jombang.

Kepergian ibu 5 anak itu untuk menjalani isolasi di rumah karantina menyisakan cerita lain karena kelima anaknya hidup tanpa kehadiran orangtua mereka.

Kelima anaknya terpaksa dititipkan kepada kerabat dan saudara karena suaminya sudah meninggal dunia sejak 7 bulan sebelum dirinya diisolasi.

 Terdampak Pandemi Virus Corona Hingga Sulit Cari Nafkah, Denada: Andalkan Pemasukan dari Sosmed

Awalnya, perempuan yang belum lama kehilangan suami dan ibunya tersebut menjalani karantina di Lapangan Tenis Indoor.

Lalu dua pekan kemudian, tempat isolasinya dipindahkan ke Stikes Pemkab Jombang.

Saat dihubungi Kompas.com, Zulfadli Mursidah mengaku dirinya saat ini masih berada di Stikes Pemkab Jombang.

Listi Nur Khafifah bersama anak terkecil dari Zulfadli Mursidah, saat menyampaikan keluhan kondisi keluarga kakaknya, dalam hearing di ruang rapat paripurna DPRD Jombang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2020).
Listi Nur Khafifah bersama anak terkecil dari Zulfadli Mursidah, saat menyampaikan keluhan kondisi keluarga kakaknya, dalam hearing di ruang rapat paripurna DPRD Jombang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2020). (KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ)

Dia mengungkapkan, jika hasil pemeriksaan Swab menyatakan negatif Covid-19, ia diizinkan meninggalkan rumah karantina.

"Insya Allah sudah mau pulang, mungkin besok. Sekarang masih menunggu (pemeriksaan) swab kelima," kata Zulfadli kepada Kompas.com, Minggu (19/7/2020).

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved